Kronologi Kebakaran Toko Petasan di Nganjuk, Berawal Pemilik Bakar Sampah

Eddy Joko
Kebakaran toko petasan di Nganjuk disebabkan akibat pemilik toko Achmad Faisol melakukan pembakaran sampah di belakang toko. Foto: Mojokerto.iNews.id/Damkarmat

NGANJUK, iNewsMojokerto.id - Dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan Kabupaten Nganjuk menjelaskan kronologi kebakaran menghanguskan toko petasan di Jl Gatot Subroto Desa Kutorejo Kecamatan Kertosono, Kabupaten setempat, Senin (19/1/2026).

Menurut Kepala Dinas Damkarmat, Imam Ashari, kebakaran disebabkan akibat pemilik toko Achmad Faisol melakukan pembakaran sampah di belakang toko. 

"Kemudian percikan api pembakaran sampah itu tertiup angin lalu membakar toko petasan itu,” kata Imam Ashari dalam keterangannya diterima Mojokerto.iNews.id.

Dia menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelum kejadian, Faisol membuka toko petasan miliknya di Jl Gatot Subroto. Setelah itu, dia membakar sampah di belakang toko.

“Kemudian, ditinggal pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil. Tidak berselang lama, pemilik mendengar suara dentuman berkali-kali disertai dengan percikan api dari petasan yang berada di dalam tokonya," ujarnya.

Faisol bergegas keluar dan melihat api sudah membakar toko miliknya. Faisol meminta tolong warga sekitar dan menghubungi dinas pemadam kebakaran Nganjuk. Satu unit armada didatangkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman api yang saat itu membesar.

Setiba di lokasi, petugas menyemprotkan air ke titik lokasi kebakaran agar api tidak meluas. Setelah api padam, petugas melakukan pembasahan agar api tidak muncul lagi. Imam menyebut, pemadaman api memakan waktu kurang lebih satu jam.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materil, diperkirakan kurang lebih Rp20 juta,” tandas Imam Ashari.

Meski penyebab kebakaran toko petasan ini diduga dari pembakaran sampah, namun kepolisian masih mendalaminya. Polisi melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lokasi.

Insiden ini menjadi pengingat masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas dengan api di musim kemarau, khususnya ketika membakar sampah.

Editor : Zainul Arifin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network