Tanggul Saluran Induk Mrican Kanan Jebol 8 Meter, PUPR Jombang Gerak Cepat Lakukan Pemulihan

Zainul Arifin
Tanggul jebol tepatnya di hulu BPP 36 kurang lebih 8 meter segera dipulihkan karena dapat mengancam permukiman warga Dusun Karangasem yang berada di jalur potensi aliran sungai. (Foto: Mojokerto.iNews.id/PUPR).

JOMBANG, iNewsMojokerto.id- Pemkab Jombang melalui Dinas PUPR bergerak cepat melakukan penanganan darurat menyusul jebolnya tanggul saluran induk mrican kanan sisi kanan di Dusun Karangasem, Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Tanggul jebol tepatnya di hulu BPP 36 kurang lebih 8 meter segera dipulihkan karena dapat mengancam permukiman warga Dusun Karangasem yang berada di jalur potensi aliran sungai.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Bayu Pancoroadi mengungkapkan, tanggul tersebut dilaporkan rusak pada Sabtu, 10 Januari 2025 pukul 15.00 WIB akibat tak mampu menahan derasnya arus saat hujan berintensitas tinggi.

"Tim kami langsung turun lokasi melakukan penanganan, agar tidak berdampak pada genangan areal persawahan serta permukiman warga sekitar," ungkap Bayu, dikonfirmasi iNews Jombang, Rabu (14/1/2026).


Tanggul jebol tepatnya di hulu BPP 36 kurang lebih 8 meter segera dipulihkan karena dapat mengancam permukiman warga Dusun Karangasem yang berada di jalur potensi aliran sungai. Foto. Mojokerto.iNews.id/PUPR

Satu unit alat berat (ekskavator) dikerahkan untuk mengeruk sedimentasinya serta penutupan dan penebalan tanggul sungai. Bayu menyebut, proses perbaikan tanggul juga melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk masyarakat setempat.

"Dinas PUPR Jombang melakukan penanganan darurat menggunakan alat berat, didukung tenaga dari UPT PSDA Perak dan UPI Mrican. Penanganan juga melibatkan pemerintah desa, Koramil, dan Kepolisian," tandasnya.

Bayu melanjutkan, penanganan darurat terus dilakukan untuk meminimalkan dampak lanjutan dan mempercepat pemulihan kondisi dengan estimasi pengerjaan selama kurang lebih hari.

"Saat ini penanganan tanggul yang jebol sudah selesai. Mudah-mudahan warga sekitar aman dan nyaman," tandas Bayu.

Penanganan kerusakan tanggul rusak secara cepat dan tepat membuktikan kesigapan pemerintah setempat dalam berupaya untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam, seperti banjir.

Masyarakat diharapkan turut serta menjaga dan memantau kondisi air sungai saat turun hujan lebat selama berjam-jam. Apabila ada kerusakan, segera melaporkan untuk dilakukan penanganan.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network