JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Satlantas Polres Jombang masih mendalami insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di dekat RSNU Jombang, yang mengakibatkan tujuh orang luka, pada Sabtu (10/1/2026) malam.
Dugaan awal, kecelakaan lalu lintas itu dipicu mobil avanza putar balik di lokasi kejadian. Sopir tidak memperhatikan belakang, hingga tertabrak sepeda motor dari belakang, lalu saling bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan.
Kanitgakkum Satlantas Polresta Jombang Ipda Siswanto menyampaikan kronologi kecelakaan itu, berdasarkan dari keterangan dua orang saksi, Deri Laksana dan Ahmad Dedi serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Bermula, mobil Avanza warna putih nomor pelat S 1817 XT yang dikemudikan Larolau Jodi Prakoso (31) warga Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno melaju dari arah utara menuju arah Diwek.
Tiba di lokasi dekat RSNU Jombang, mobil hendak putar balik. Namun, diduga sopir kurang memperhatikan belakang, akhirnya tertabrak sepeda motor honda GL100 bernopol pelat W 6628 PM di belakangnya.
Motor yang menabrak dikendarai Rizal Ardiansyah (22) warga Desa Kedungpari Kecamatan Mojowarno Jombang. Benturan keras membuat Rizal terlempar mengarah ke kanan mengenai tiga sepeda motor yang berjalan dari arah berlawanan.
Yakni sepeda motor Honda GL nomor pelat L 3991 GR, dikendarai Riza Afid Saputra (25) warga Desa Puton Kecamatan Diwek membonceng Dewi Safitri (25) asal Desa Kedungpari Kecamatan Mojowarno.
Vario pelat nopol S 3263 OΙ dikendarai oleh Irhan Aringga (19) membonceng ME (15), keduanya warga Desa Pesantren Kecamatan Tembelang. Serta Vario nomor pelat S 2181 OCL yang dikendarai Hendrik Kurniawan (31) membonceng Juli Kariyanto (29) dan Pipit Raharjo (29), ketiganya warga Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang.
"Maka terjadi laka lantas. Korban luka ada tujuh orang, mereka pengendara motor dan penumpang. Para korban dirawat di RSUD Jombang dan RSK Mojowarno," katanya.
Siswanto belum dapat memastikan penyebab tabrakan beruntun itu. Selain mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan, pihaknya juga masih pemeriksaan saksi-saksi, termasuk sopir Avanza yang diduga sebagai pemicu laka lantas.
Insiden ini menjadi pengingat kewaspadaan saat berkenalan. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan berkendara, terutama pada malam hari di jalur yang ramai kendaraan.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
