Mengenal Aturan Perang di Majapahit, Tidak Sembarang Serang

Nanda Alifya Rahmah
Perang Majapahit dilaksanakan dalam aturan khusus. (Foto: istimewa)

MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id - Sebagai sebuah kerajaan besar, Majapahit dikisahkan banyak menaklukkan wilayah lawan. Kerajaan yang berdiri pasca Singhasari ini melakukan ekspansi khusus dalam upaya perluasan wilayahnya.

Hal tersebut dapat dikaitkan erat dengan adanya cita-cita persatuan Nusantara yang diyakini diusung oleh para penguasa Majapahit. Di masa kejayaannya besaran wilayah Majapahit bahkan mencakup sebagian wilayah Malaysia dan Brunei saat ini.

Banyaknya wilayah yang berhasil ditaklukkan tentu mengusik rasa penasaran. Berapa banyak pasukan Majapahit berperang? Apa strategi yang digunakan untuk mensiasati jumlah dan kekuatan pasukan?

Dalam buku "Gayatri: Akuntan Majapahit", Novrida Q. Lutfillah menyebut bahwa perang yang dibayangkan oleh masyarakat awam adalah pilihan terakhir yang biasa diambil Kerajaan Majapahit dalam upaya penaklukan wilayah. 

Perang dianggap sebagai upaya penaklukan yang agresif. Jika pun peperangan menjadi jalan yang tersisa, pasukan Majapahit menerapkan prinsip tertentu dalam pelaksanaan perang. 

Editor : Trisna Eka Adhitya

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network