Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sangkar 5.0 Suwaru Usung Keberagaman Nusantara, Tampilkan Stan Bazar Makanan Tempoe Doloe
Advertisement . Scroll to see content

Komandan Kodaeral V Dorong Sungai Ngotok Kota Mojokerto Jadi Pusat Latihan Dayung

Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB
  • author Zainul Arifin
Komandan Kodaeral V Dorong Sungai Ngotok Kota Mojokerto Jadi Pusat Latihan Dayung
Komandan Kodaeral V Laksamana Muda TNI Ali Triswanto bersama Wali Kota Mojokerto di kawasan Sungai Ngotok. (Foto: Zainul Arifin)

MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id - Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V Laksamana Muda TNI Ali Triswanto mengunjungi Kota Mojokerto, Rabu (16/9/2026). Di daerah itu, Ali Triswanto bersama Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari juga mendatangi Sungai Ngotok, yang berada di kawasan Taman Bahari Mojopahit, Kecamatan Prajurit Kulon.

Menurut Ali Triswanto kondisi Sungai Ngotok cukup mendukung untuk latihan maupun perlombaan dayung. Sungai itu pun berpeluang dikembangkan menjadi lokasi pemusatan latihan atlet dayung Jawa Timur, termasuk untuk persiapan kejuaraan nasional dan Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Di Kota Mojokerto ini banyak fasilitas untuk kegiatan olahraga, salah satunya Sungai Ngotok. Ke depannya tentunya bisa kita gunakan untuk latihan olahraga dayung,” kata Ali dalam keterangannya, dikutip iNews.id Mojokerto.

Ia menilai Sungai Ngotok yang memiliki trek sekitar 2,5 kilometer yang relatif lurus, dengan air tenang dan arus yang tidak terlalu deras. Kondisi itu dinilai mendukung kegiatan latihan maupun perlombaan.

Ali juga melihat langsung atlet dayung Kota Mojokerto yang tengah berlatih untuk menghadapi kompetisi. Menurutnya, keberadaan fasilitas itu dapat mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan. “Kita lihat treknya lurus, airnya tenang, arusnya juga tidak begitu kencang. Ini sangat ideal untuk lomba dayung,” katanya.

Ali menyampaikan bahwa Kodaeral V, membuka peluang memanfaatkan Sungai Ngotok sebagai lokasi pemusatan latihan tim-tim dayung Jawa Timur. Rencana tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Mojokerto.

“Ibu Wali juga sudah mendukung. Misalkan nanti pemusatan latihan kita untuk kegiatan kejurnas maupun PON, Ibu Wali sudah bersedia menjadikan tempat ini untuk kita latihan tim-tim kita di Jawa Timur,” ujarnya.

Sementara itu Ika Puspitasari menuturkan kesiapan Pemkot Mojokerto bersinergi dengan Kodaeral V untuk mengembangkan Sungai Ngotok sebagai kawasan olahraga dayung.

“Kami ingin fasilitas yang sudah tersedia di Sungai Ngotok ini dapat dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya untuk atlet Kota Mojokerto, tetapi juga untuk pembinaan atlet di tingkat Jawa Timur maupun nasional,” tutur Ning Ita, sapaan akrabnya.

Ita mengatakan, optimalisasi Sungai Ngotok juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kawasan Taman Bahari Majapahit (TBM). Semakin banyak kegiatan latihan dan kejuaraan yang digelar, semakin besar pula peluang aktivitas ekonomi tumbuh di kawasan tersebut.

“Ketika nantinya semakin banyak kegiatan latihan maupun kejuaraan yang digelar di sini, tentu akan ada aktivitas ekonomi yang tumbuh. Ini menjadi peluang bagi UMKM dan masyarakat sekitar untuk ikut mengambil manfaat dari pengembangan kawasan,” katanya.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut