PLN Mojokerto Sukses Hadirkan Listrik Andal Tanpa Kedip Hingga Muktamar NU Ke-35 Ditutup Presiden
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - PT PLN (Persero) UP3 Mojokerto sukses menjaga keandalan pasokan listrik hingga rangkaian akhir Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Keandalan listrik itu turut mendukung kelancaran penutupan Muktamar yang dihadiri dan ditutup oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Senin (31/8/2026).
Manajer PLN UP3 Mojokerto, Firman Raharja, menyampaikan, keberhasilan menjaga keandalan listrik hingga agenda penutupan merupakan hasil dari kesiapan sistem, kerja keras personel, serta koordinasi yang dilakukan secara intensif bersama berbagai stakeholder.
“Alhamdulillah, PLN UP3 Mojokerto dapat menjaga keandalan pasokan listrik selama seluruh rangkaian Muktamar Ke-35 NU, termasuk hingga agenda penutupan yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan PLN yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan kesiapsiagaan,” ujar Firman, dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).
Firman mengatakan, Muktamar ke-35 NU yang menjadi salah satu agenda nasional berskala besar berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 dihadiri oleh tokoh nasional, jajaran pengurus NU dari berbagai daerah, serta ribuan muktamirin.
Dalam pelaksanaannya, kebutuhan pasokan listrik yang andal menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Keandalan sistem kelistrikan itu menjadi bagian dari dedikasi PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Dia mengatakan dukungan PLN terhadap Muktamar NU menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik, khususnya pada momentum Hari Pelanggan Nasional 2026.
“Kami ingin memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan dengan menghadirkan listrik yang aman, andal, dan berkualitas. Kepercayaan pelanggan adalah amanah yang harus kami jaga melalui pelayanan terbaik,” ujarnya.
Aelama masa pengamanan, Firman menyebut bahwa personel PLN melakukan monitoring secara intensif terhadap kondisi jaringan, beban listrik, serta kesiapan suplai utama maupun cadangan.
"Sistem pengamanan berlapis diterapkan untuk memastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat sehingga tidak mengganggu jalannya kegiatan," ujarnya.
Keberhasilan PLN dalam menjaga pasokan listrik hingga penutupan Muktamar Ke-35 NU sekaligus menjadi refleksi semangat Hari Pelanggan Nasional 2026. "Pelayanan kepada pelanggan bukan hanya diwujudkan melalui tersedianya energi listrik, tetapi juga melalui kesiapan, kecepatan, kepedulian, dan komitmen untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan," ucapnya.
Firman menambahkan Muktamar Ke-35 NU yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026 dan ditutup Presiden RI Prabowo menjadi momentum penting bagi PLN UP3 Mojokerto untuk menunjukkan kesiapan dalam mendukung agenda nasional sekaligus menjaga kepercayaan pelanggan.
Editor: Zainul Arifin