Muktamar ke-35 NU di Jombang, Al-Khairiyah Ajak Perjuangkan Nasib MDTA di Seluruh Indonesia
JOMBANG, iNewsMojokerto.id — Dalam rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur, M. Latif selaku perwakilan dari Al-Khairiyah menyampaikan ajakan sekaligus seruan bersama demi kemaslahatan pendidikan agama di Indonesia.
Diawali ucapan selamat, M. Latif mendoakan agar NU senantiasa menjadi organisasi yang terdepan dan terus memberi manfaat bagi umat, bangsa, maupun negara.
Pada kesempatan tersebut, M. Latif menyampaikan ajakan kepada Panitia Muktamar dan seluruh Muktamirin untuk bersama-sama memperjuangkan nasib Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) di seluruh Indonesia.
"Negara menginginkan generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. MDTA adalah wadah pendidikan yang tepat untuk mewujudkan tujuan tersebut. Namun hingga kini, MDTA belum mendapat perlakuan yang setara seperti Sekolah Dasar Negeri maupun swasta yang telah menerima bantuan BOS dan dukungan lainnya," ujar M. Latif dari Al-Khairiyah.
Melalui momentum Muktamar ini, ia mengajak NU untuk menyampaikan kepada Pemerintah agar memberikan perlakuan yang adil dan setara bagi MDTA.
"Indonesia memang bukan negara Islam, namun mayoritas penduduknya beragama Islam. Sudah selayaknya mereka mendapat keadilan — terutama dalam hal pendidikan agama," tegasnya.
Seruan ini diharapkan menjadi perhatian bersama dan mendorong adanya langkah nyata dari pihak berwenang demi pengakuan dan dukungan yang setara bagi lembaga pendidikan agama Islam di tanah air.
Muktamar ke 35 NU dilaksanakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang pada 27-31 Agustus 2026. Selain merumuskan program kebijakan organisasi, Muktamar juga memilih ketua umum PBNU periode 2026-2031.
Editor: Zainul Arifin