Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Matangkan Persiapan, Gus Ipul Gelar Rapat Perdana Panitia Muktamar ke 35 NU di Jombang
Advertisement . Scroll to see content

Khofifah Panen Sayur di SMA 2 Jombang, Tekankan Pemberdayaan Lahan Terbatas untuk Ketahanan Pangan

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:39 WIB
  • author Zainul Arifin
Khofifah Panen Sayur di SMA 2 Jombang, Tekankan Pemberdayaan Lahan Terbatas untuk Ketahanan Pangan
Khofifah memanen sayur jenis Sawi Samhong bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi di SMAN 2 Jombang. (Foto: Zainul Arifin)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memanen sayur di media tanam polybag program Sekolah Inovasi ketahanan pangan (SIKAP) di lingkungan SMAN 2 Jombang, Jumat (28/8/2026).

Khofifah memanen sayur jenis Sawi Samhong dan jeruk serta ikan nila bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi. Selain itu, Khofifah juga penanaman pohon di sekolah itu bersama Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah menekankan pentingnya pemberdayaan lahan terbatas untuk menunjang ketahanan pangan.

"Sesuai instruksi Presiden tentang pentingnya ketahanan pangan, kita tidak bisa berharap pada luasan lahan. Jadi di setiap area yang berada di lingkungan kita, dapat kita manfaatkan untuk ketahanan pangan," ujarnya.


Gubernur Jatim Khofifah tanam pohon program SIKAP di SMAN 2 Jombang. (Foto: Zainul Arifin)

Dikatakan dia, khusus program SIKAP yang diaplikasikan oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Jawa Timur telah berjalan mulai tahun kemarin.

"Program SIKAP merupakan salah satu inovasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang mengubah lahan kosong maupun area yang belum termanfaatkan di lingkungan sekolah menjadi kawasan produktif," ujarnya.

Melalui program tersebut, sekolah mengembangkan berbagai kegiatan di bidang pertanian, perikanan, peternakan, hingga pengolahan hasil pangan sesuai dengan potensi masing-masing daerah.

"Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi laboratorium kehidupan yang mengajarkan keterampilan, kreativitas, serta tanggung jawab kepada peserta didik," tuturnya.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut