Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Dia 9 Kiai Tim AHWA Penentu Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35 NU Jombang
Advertisement . Scroll to see content

Gus Yahya Sebut Usulan AHWA Bisa Langsung di Lokasi Pendaftaran Muktamar Ke-35 NU Jombang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:59 WIB
  • author Zainul Arifin
Gus Yahya Sebut Usulan AHWA Bisa Langsung di Lokasi Pendaftaran Muktamar Ke-35 NU Jombang
Gus Yahya saat meninjau proses pendaftaran peserta Muktamar KE-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026). (Foto: Zainul Arifin)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan bahwa  Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dapat membuat surat usulan calon Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) langsung di lokasi pendaftaran Muktamar Ke-35 NU, sebelum melakukan registrasi.

Meski pembuatan surat usulan dapat dilakukan di tempat registrasi, Gus Yahya mengingatkan bahwa keabsahan dokumen tersebut harus berdasarkan aturan yang berlaku.

"Area pendaftaran ini sudah steril. PWNU, PCNU, dan PCINU bisa membuat surat usulan calon AHWA di sini, tapi tetap harus ditandatangani oleh Rais dan Katib. Dan distempel," kata Gus Yahya usai meninjau proses pendaftaran peserta Muktamar KE-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026).

Setelah surat usulan selesai dibuat dan ditandatangani sesuai ketentuan, berkas tersebut wajib langsung diserahkan kepada panitia dalam wadah yang tertutup. "Kemudian langsung dimasukkan ke dalam kotak suara dengan amplop tertutup," katanya.

Dalam kesempatan ini, Gus Yahya juga menyaksikan langsung Rais Syuriyah PCNU Jombang, KH Achmad Hasan menjadi peserta pertama yang memasukkan amplop berisi surat usulan calon AHWA ke dalam kotak suara di area registrasi.

Selain memantau mekanisme pengusulan AHWA, Gus Yahya melakukan registrasi kepesertaan Muktamar Ke-35 NU di Aula KH Jamaluddin Ahmad Center, Pondok Pesantren Bahrul Ulum didampingi Wakil Ketua Umum PBNU Amin Said Husni.

Usai melakukan registrasi, Gus Yahya meninjau sejumlah lokasi yang akan digunakan selama forum tertinggi NU itu. Dalam tinjauannya, ia memberikan pengarahan kepada Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar Ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq) beserta jajaran panitia dan among tamu.

"Panjenengan (Anda) semua ini mewakili bukan hanya PBNU, tapi Jam'iyah Nahdlatul Ulama, dan sekaligus panjenengan semua mewakili Kiai Abdul Wahab Chasbullah sebagai tuan rumah dari Muktamar ini. Maka khidmah panjenengan sesungguhnya adalah khidmah yang luar biasa nilainya," ujarnya.

Gus Yahya mengimbau seluruh pihak yang terlibat untuk senantiasa mengingat jasa dan spirit para pendiri pesantren tersebut.

"Maka dalam setiap keberadaan kita di tengah-tengah Muktamar ini, jangan sampai kita lupa bahwa di sini bersama-sama kita ada Mbah Hasbullah, ada Mbah Syihah, ada Mbah Wahab, dan para masyaikh Tambakberas yang lain Mbah Hamid, Mbah Fattah, dan lain-lain," katanya.

Mengutip ajaran Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari, Gus Yahya menegaskan pentingnya menjaga keutuhan dan tujuan organisasi selama Muktamar berlangsung.

"Karena ini adalah jam'iyatu adlin wa aman wa ishlahin wa ihsan. Ini jam'iyah yang memperbaiki. Maka tidak boleh ada sedikit pun tindakan yang berpotensi merusak, karena jam'iyah ini adalah jam'iyah yang memperbaiki," tegasnya.

Proses registrasi peserta dari unsur PWNU, PCNU, dan PCINU telah dipusatkan di MTs Bahrul Ulum sejak pukul 10.00 WIB. Muktamirin dari berbagai daerah tercatat mulai mendatangi lokasi untuk menyelesaikan tahapan administrasi kepesertaan.

Muktamar Ke-35 NU berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Pembukaan Muktamar Ke-35 NU dijadwalkan akan dibukan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (27/8/2026) pukul 15.00 WIB di lapangan Untung Suropati Tambakberas.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut