Kecelakaan Maut di Jalan Raya Ngoro Jombang, 2 Siswi Boncengan Motor Tewas Ditabrak Truk
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kecelakaan maut di Jalan Raya Ngoro Jombang melibatkan sepeda motor dengan kendaraan truk menewaskan dua siswi SMA, Kamis (20/8/2027) sore. Kedua korban meninggal dunia di rumah sakit akibat luka serius yang dideritanya.
Korban berinisial ADL (16) warga Desa Kesamben Kecamatan Ngoro dan CWJ (16) warga Desa Ngoro Kecamatan Ngoro, Jombang. Saat kejadian, kedua korban boncengan sepeda motor honda scoopy.
Kepala unit penegakan hukum Satlantas Polres Jombang IPDA Nurul Iman mengonfirmasi, insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. "Kedua korban berstatus pelajar mengalami luka dan meninggal dunia di RSK Mojowarno," katanya.
Dia menjelaskan kecelakaan bermula ketika truk mitsubishi dengan nomor polisi S 8980 UX yang dikemudikan Ayub Zakariya (31) warga Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, berjalan dari arah utara ke selatan.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) Desa Rejoagung Kecamatan Ngoro melewati jalan menikung. Truk kemudian mengambil haluan ke kanan hingga diduga melewati marka jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor scoopy nomor polisi S 5890 OCT yang dikendarai oleh ADL membonceng CWJ. Karena jarak terlalu dekat, truk berkelir kuning dan biru muda itu menabrak motor yang ditumpangi dua pelajar perempuan tersebut.
Petugas Satlantas langsung mengamankan lokasi, melakukan olah TKP, dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kedua kendaraan juga sudah diamankan petugas sebagai barang bukti. Sementara korban yang mengalami luka dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, tak lama berselang, keduanya meninggal dunia.
Satlantas mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih selektif memberi izin anak di bawah umur mengendarai sepeda motor. "Tindakan berkendara tanpa pengawasan sangat membahayakan keselamatan diri sendiri serta pengguna jalan lain," kata Nurman panggilan Kanit Gakkum.
Editor : Zainul Arifin