Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penggerebekan Sabung Ayam Polisi dan TNI di Jombang Tanpa Hasil, Arena Langsung Dibakar
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pilu Peternak Lebah Madu asal Kediri, 196 Kotak Koloni Lebah Mati Misterius

Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:54 WIB
  • author Joko Dwi
Kisah Pilu Peternak Lebah Madu asal Kediri, 196 Kotak Koloni Lebah Mati Misterius
Koloni lebah milik peternak asal Kediri mati misterius di Pati Jawa Tengah. (Foto: Joko Dwi)

KEDIRI, iNewsMojokerto.idPeternak lebah madu Nurhadi (54), asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur mengaku syok hingga kondisi fisiknya menurun saat mengetahui 196 kotak koloni lebah miliknya mati misterius di Pati, Jawa Tengah.

Warga Kampung Madu, Dusun Purworejo, Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini harus menelan kerugian hingga Rp200 juta dan terancam usahanya gulung tikar karena hampir seluruh koloni lebah musnah dalam waktu singkat.

Peristiwa pilu yang dialami oleh Nurhadi ini terjadi pada akhir Juni 2026. Nurhadi, saat itu baru saja memindahkan koloni lebah di kawasan kebun randu Kabupaten Pati setelah diminta oleh warga untuk meninggalkan lokasi sebelumnya.

"Baru sehari dipindah, keponakan saya melihat ada sekitar delapan kotak yang lebahnya seperti terkena racun," tutur Nurhadi, ditemui di rumahnya, Jumat (10/7/2026).

Lalu kemudian dicek lagi pada keesokan harinya, kata Nurhadi, didapati semua sudah mati. Pria yang sudah puluhan tahun menjadi peternak lebah ini  menduga penyebabnya bukan paparan pestisida seperti yang pernah ia alami sebelumnya.

"Kalau kena pestisida pertanian biasanya tidak sampai habis semua. Masih ada yang hidup. Ini semua mati, termasuk yang ada di sarang," ujarnya.

Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dirinya mendapati bercak putih pada bingkai kayu sarang dan sedikit endapan di dasar kotak. Sayangnya, belum diketahui jenis zat yang diduga menyebabkan kematian koloni lebah karena tidak tercium bau menyengat.

Selama sekitar 26 tahun menjadi peternak lebah keliling, Nurhadi mengaku baru kali ini mengalami kejadian misterius tersebut. Dia menduga, ribuan lebah penghasil madu itu mati diracun orang tidak bertanggung jawab.

Kasus kematian misterius ratusan kotak koloni lebah itu sempat dilaporkan oleh rekan Nurhadi ke pihak kepolisian atas dugaan peracunan. Bahkan, saat itu lokasi sempat dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Namun, laporan dicabut agar perhatian lebih difokuskan pada penyelamatan koloni yang masih tersisa. Sejak peristiwa menyedihkan terjadi hingga kini, Nurhadi secara perlahan terus fokus menyelamatkan sisa koloni yang masih bertahan hidup dan membersihkan kotak-kotak sarang agar dapat digunakan kembali.

Nurhadi berharap masyarakat semakin memahami manfaat lebah bagi sektor pertanian. Disebut dia, lebah berperan penting dalam proses penyerbukan yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman, sehingga keberadaannya tidak seharusnya dipandang merugikan.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut