Wanita Muda Tewas di Kamar Mandi Kos di Jombang, Tetangga Sebut Ada Lebam di Wajah
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Seorang wanita muda ditemukan tewas di dalam kamar mandi rumah kos, di Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Jombang dengan luka lebam pada area wajah, yang diduga akibat penganiayan.
Korban yang diperkirakan berusia 20 tahun merupakan salah satu warga Dusun Pajaran, Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Jombang yang baru tinggal di kos bersama kakak perempuannya berusia 40 tahun.
"Saya melihat adanya sejumlah tanda tak wajar pada tubuh korban. Terdapat luka lebam berwarna biru di sekitar mata serta pergelangan tangan," kata N, tetangga kos korban, kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026) malam.
N menyebut, sempat mendengar suara teriakan minta ampun di dalam kamarnya, sebelum korban ditemukan terbujur kaku tak bernyawa pada Jumat (12/6/2026) siang.
Sebelum itu, N juga sempat melihat langsung aksi kekerasan fisik di dalam kamar kos tersebut. Korban dipukuli kakak kandungnya karena masalah sepele, menghabiskan bumbu pecel di dapur.
Disebut N, dirinya sempat 2 kali datang untuk melayangkan teguran keras dan berusaha melerai tindakan sang kakak karena melihat kondisi korban yang terus dihujani pukulan.
"Saya tegur, 'Mbak, sudahlah, kalau diteruskan bisa bahaya'. Adiknya saat itu masih sehat dan sadar, bahkan sempat teriak-teriak minta ampun juga kepada kakaknya yang terdengar dari rumah saya," ujarnya.
Karena tegurannya diabaikan, N memutuskan untuk kembali ke kamarnya dan beristirahat. Tak lama kemudian, N tiba-tiba dibangunkan untuk meminta bantuan mengevakuasi korban yang tergeletak kaku di kamar mandi.
"Kondisinya (korban) saat itu saya tahu sudah tidak bernyawa. Kakaknya yang tinggal se kos dengan korban bilang kalau adiknya habis terpeleset di kamar mandi dan tidak sadarkan diri," ucapnya.
Jasad remaja malang itu akhirnya dievakuasi dari area kos menggunakan ambulans dan dibawa pulang oleh pihak keluarga. Jenazah juga langsung dimakamkan.
Menurut N, kakak dan adik itu tinggal di kamar kos bersebelahan denganya baru sekitar 2 Mingguan. "Terkait identitas lengkapnya saya kurang tau persis karena mereka tinggal di sini belum lama sekitar 2 mingguan. Tapi mereka infonya orang Dusun Pajaran, Desa Peterongan," ujarnya.
Sementara Kapolsek Jogoroto, AKP Mohamad Djulan mengungkapkan anggota reskrim telah mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) meski pihaknya belum menerima laporan peristiwa itu.
"Yang jelas memang benar ada masalah lain-lain tapi kami belum bisa menjelaskan, sejauh ini belum ada yang melapor. Saya sudah koordinasi sama Polres, nanti laporannya ke Polres," pungkasnya.
Editor: Zainul Arifin