get app
inews
Aa Text
Read Next : Jombang Siaga Darurat Kekeringan, Jajaran Instansi Diminta Perketat Kesiapsiagaan Kemarau Ekstrem

Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan Besok

Senin, 08 Juni 2026 | 21:31 WIB
header img
Pemancing, Lukman Hakim (23) yang dilaporkan tenggelam di kali Lamong, Gresik, Senin (8/6/2026) hingga petang belum membuahkan hasil, meski upaya pencarian telah dilakukan secara intensif oleh Tim SAR gabungan. (Foto: SAR)

GRESIK, iNewsMojokerto.id - Pencarian seorang pemancing, Lukman Hakim (23) yang dilaporkan tenggelam di kali Lamong, Gresik, Senin (8/6/2026) hingga petang belum membuahkan hasil, meski upaya pencarian telah dilakukan secara intensif oleh Tim SAR gabungan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, laporan mengenai pemancing tenggelam diterima sesaat setelah kejadian. Tak lama berselang, tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, kepolisian, relawan, dan warga setempat langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Komandan tim rescue Kantor SAR Surabaya, Imam Sumaji menjelaskan pencarian seorang pemancing di Kali Lamong dilakukan dengan melakukan penyisiran sungai menggunakan perahu karet Basarnas, BPBD Kota Surabaya dan BPBD Gresik.

Perahu karet juga melakukan manuver dengan tujuan membuat gelombang air untuk mengangkat korban yang dicurigai berada di dasar sungai.

“Tiga perahu karet dikerahkan untuk melakukan pencarian 300 meter ke arah hulu dan 700 meter ke arah hilir," kata Imam Sumaji dalam keterangannya.

Selama penyisiran, kata Imam tim SAR gabungan juga menyebarkan informasi tentang kejadian ini kepada warga sekitar. Tim SAR gabungan menyebutkan ciri – ciri pakaian yang dipakai korban sehingga apabila ada warga yang menemukan ciri – ciri tersebut dapat menghubungi tim di posko.

Disamping itu, pencarian juga dilakukan dengan penyelaman yang dibagi menjadi 3 shorty dengan jumlah penyelam sebanyak enam orang personel dari BPBD Kota Surabaya.

Penyelam menemui sedikit kesulitan karena kecepatan arus bawah kencang yakni sekitar 4 knot. Pencarian dilakukan hingga pukul 17.00 WIB. Hingga operasi sementara dihentikan, keberadaan korban masih belum diketahui.

Dia, mengatakan penghentian sementara pencarian dilakukan demi faktor keselamatan petugas karena minimnya pencahayaan.

"Pencarian dilanjutkan besok Selasa (9/6/2026) pagi dengan perluasan area penyisiran hingga 1 kilometer menggunakan perahu karet, melakukan manuver di beberapa titik sungai, dan penyelaman," kata dia.

Dia menambahkan, unsur yang terlibat dalam pencarian ini antara lain Basarnas melalui Kantor SAR Surabaya, BPBD Kota Surabaya, BPBD Gresik, Satpol PP Surabaya, Dinsos Kota Surabaya, PMI Surabaya, Gerpik, Polsek Benowo, Poster Barat, Babinsa Romokalisari, Babinkantibmas Romokalisari, Aparat Kelurahan Romokalisari, RAPI, Kompi 2 Yon A, Brimob Kompi Tandes Batalyon A Pelopor, Polairud Gresik, Madas DPC Gresik, Hujung Galuh Rescue, dan Polairud.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut