Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News Kecelakaan Beruntun 4 Truk di Jombang Gegara Sopir Mengantuk, Dua Luka Parah
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri! Tangan dan Wajah Pemuda di Jombang Luka Parah Kena Ledakan Petasan Malam Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:05 WIB
  • author Jajang Sutris
Ngeri! Tangan dan Wajah Pemuda di Jombang Luka Parah Kena Ledakan Petasan Malam Iduladha
Polisi Polsek Mojoagung Jombang saat mendatangi rumah korban petasan di Desa Tanggalrejo. (Foto: Mojokerto.iNews.id/Jajang Sutris).

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Seorang pemuda di Jombang harus dilarikan ke rumah sakit setelah terkena ledakan petasan pada malam Idul Adha, Selasa (26/5/2026). Korban mengalami luka bakar serius di bagian wajah dan tangannya.

Diperoleh data, korban bernama Mohammad Eka Setyawan (23), warga Desa Tanggalrejo Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas mengatakan, korban mengalami peristiwa mengerikan itu saat bermain petasan di jalan Desa Tanggalrejo pada Selasa (26/5/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Korban pada saat itu langsung dilarikan ke puskesmas Jombang untuk penanganan awal. Karena lukanya cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD Jombang.

"Korban mengalami luka di Jempol tangan kanan dan akan dilakukan amputasi serta luka bakar akibat percikan petasan di area wajah dan telinga sebelah kanan, saat ini korban dirawat di RSUD Jombang," kata Yogas dalam keterangannya.

Yogas mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian tersebut dari Puskesmas Mojoagung yang menyatakan sedang menangani orang luka diduga akibat terkena ledakan petasan.

Pasien itu adalah Mohammad Eka Setyawan. Namun, setelah petugas kepolisian datang, korban sudah dirujuk ke rumah sakit karena luka parah.

"Lalu, anggota mendatangi rumah korban di Dusun Tanggalrejo RT 003 RW 001 Desa Tanggalrejo, namun orang tua korban tidak berkenan melapor," katanya.

Meski tidak dilaporkan polisi, petugas tetap mengorek keterangan awal dari kejadian itu. Tidak hanya itu, petugas juga mendatangi rumah sakit tempat perawatan korban. Hal itu untuk memastikan kondisi korban. Di dapati, korban terbaring lemas dengan luka pada bagian tangan dan wajah.

Tragedi pada malam Idul Adha ini menjadi pelajaran pahit bagi semua pihak. Orang tua diimbau untuk lebih mengawasi anak-anak mereka, dan masyarakat diminta untuk melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas pembuatan atau penjualan petasan ilegal.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain petasan, terutama petasan rakitan. Keselamatan kita semua adalah tanggung jawab bersama," imbaunya.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut