Hati-hati Berkendara! Sehari 3 Kecelakaan Maut di Jombang Dan Lima Orang Tewas
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Masyarakat hendaknya berhati-hati saat berkendara di jalan raya. Sebab, dalam sehari ada tiga kecelakaan maut di Jombang dengan lima orang tewas dan dua luka-luka.
Kecelakaan pertama terjadi pada Jumat (15/5/2026) dini hari pukul 03.30 WIB di simpang empat traffic light jalan Mastrip, Kepuhkembeng, Peterongan. Pada insiden itu, tiga remaja berboncengan motor honda Scoopy tewas akibat ditabrak truk fuso yang kabur setelah kejadian.
"Ketiga korban luka berat. Dua meninggal dunia di lokasi dan satu saat perjalanan ke rumah sakit," kata Kepala unit penegakan hukum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto, dikonfirmasi saat itu.
Dia menjelaskan, ketiga korban RA (15), ZA (15) dan VA (15) berboncengan motor pelat nomor S 6717 ODG berjalan dari arah selatan. Sampai lokasi kejadian, menyeberang jalan dan tertabrak truk yang melaju kecepatan tinggi dari arah barat.
"Sopir truk melarikan diri namun identitas sudah kami kantongi. Kami sudah kerahkan anggota untuk pengejaran," ujarnya.
Pada hari yang sama, kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Krembangan Kecamatan Gudo pukul 18.26 WIB. Sebuah motor Vario pelat nomor S 6954 OAP bertabrakan dengan truk nomor polisi S 7539 UT.
Pengendara sepeda motor, perempuan muda berinisial Ni (20) warga Desa Bugasur kedaleman, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang meninggal di tempat. Sedangkan pengemudi truk YD (36) laki-laki asal Desa Jamsaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri, kondisinya tidak luka.
"Keterangan saksi, motor berjalan dari arah barat ke timur, diduga motor oleng ke kanan sehingga bertabrakan dengan truk dari arah berlawanan. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di kepala," katanya.
Di waktu hampir bersamaan, kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung.
Berawal, sepeda motor Suzuki Smash pelat nomor L 2872 PM yang dikendarai Ma (49) warga Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang melintas di jalur arteri dari arah barat.
Searah depannya, kendaraan motor Shogun pelat S 6909 OAL dikendarai Am (51), warga Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung, Jombang membonceng Sl (68) hendak belok kanan dengan menyalakan lampu sein.
Ma diduga kurang konsentrasi depan, akhirnya menabrak motor shogun. Benturan keras membuat ketiga orang terpental dari motor dan mengalami luka serius.
Ma dengan kondisi luka parah dirawat di RSUD Jombang, dan dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Sabtu (16/5/2026). Sementara Am dan Sl dirawat di RS PKU Muhammadiyah Mojoagung.
"Kami masih belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian itu. Semua kasus kecelakaan masih dalam penyelidikan lebih lanjut," kata perwira yang pernah menjabat Kanit Satresnarkoba Polres Jombang itu.
Dari tiga kejadian kecelakaan maut dalam sehari, Siswanto berpesan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara. Tertib berlalulintas dapat meminimalisir kejadian fatalitas di jalan raya.
Editor : Zainul Arifin