Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Maut Motor Vario Adu Banteng di Jombang, 1 Tewas 2 Luka Parah
Advertisement . Scroll to see content

Kecelakaan Maut di Jombang, 3 Siswa SMP Boncengan Motor Tewas Terpental Ditabrak Truk

Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:28 WIB
  • author Jajang Sutris
Kecelakaan Maut di Jombang, 3 Siswa SMP Boncengan Motor Tewas Terpental Ditabrak Truk
Insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, tepatnya di simpang empat Jalan Mastrip dekat terminal Kepuhsari. Dua orang tewas di tempat, dan satu meninggal dunia. (Foto: Mojokerto.iNews.id/Jajang Sutris).

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kecelakaan maut menewaskan tiga siswa SMP di Jalan Mastrip Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, pada Jumat (15/5/2026) dini hari. Ketiga korban terpental setelah motor yang ditumpanginya ditabrak truk fuso.

Insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, tepatnya di simpang empat Jalan Mastrip dekat terminal Kepuhsari. Dua orang tewas di tempat, dan satu meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Saksi mata Suhendri (40) menyebut, sepeda motor yang mereka tumpangi bertiga, honda scoppy pelat nomor S 6717 ODG berjalan dari arah selatan melaju ke Peterongan. Begitu sampai simpang empat trafic light, motor langsung menyeberang jalan.

Nahas dari arah barat datang truk mitsubishi fuso dengan kecepatan tinggi. Karena jarak cukup dekat, truk langsung menabrak motor korban. Benturan keras membuat ketiga korban terpental dan masuk ke pangkalan ojek hingga mengalami luka fatal. 

"Tiga korban terkapar dengan luka serius. Dua orang meninggal dunia di lokasi dan satu lagi meninggal dalam perjalan ke RSUD Jombang," kata Suhendri kepada iNews.id.

Seusai kecelakaan, truk langsung kabur ke arah timur tanpa memberikan pertolongan. Unitgakkum Satlantas Polres Jombang yang datang ke lokasi mengamankan barang bukti serta melakukan olah TKP serta mendata ketiga korban.

Berdasarkan data, ketiga korban yakni pengendara motor RA (15) warga Desa Gondanglegi Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk, dan penumpang motor ZA (15) asal Desa Sawunggaling Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya serta VA (15) asal Desa Sidomukti Kecamatan Kepuhbaru Kabupetan Bojonegoro.

Kasatlantas Polres Jombang AKP Anjar Rahmad Putra disampaikan Kanitgakkum Ipda Siswanto mengungkapkan pihaknya masih mendalami kasus kecelakaan maut merenggut tiga nyawa pelajar SMP itu, termasuk memburu sopir truk yang kabur setelah insiden. 

“Untuk sementara ini, kendaraan korban sudah diamankan. Kami masih dalami kronologi kejadian serta mengejar truk yang melarikan diri," kata Ipda Siswanto, dikonfirmasi.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras soal penggunaan kendaraan bermotor oleh anak di bawah umur. Selain belum cukup usia untuk memiliki SIM, korban yang masih berusia belia nekat berboncengan tiga di atas satu motor.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang kasus fatal yang melibatkan pelajar di jalan raya. Aparat kepolisian mengimbau para orang tua agar tidak mengizinkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor demi keselamatan bersama.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut