Pencuri Kotak Amal Gentayangan di Jombang, 4 Kali Satroni Musala Alhidayah dan Terekam CCTV
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Pencuri kotak amal Musala Alhidayah di Dusun Rejoslamet, Desa Mancilan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang hingga kini masih bergentayangan meski pelaku terekam kamera CCTV.
Pelaku diperkirakan sudah 4 kali menyatroni Musala Alhidayah. Aksi yang pertama hingga ketiga tidak pernah diketahui karena saat itu belum terpasang kamera CCTV. Hingga aksi keempat pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 10.15 WIB, pelaku terekam kamera pengawas dan viral di media sosial.
"Sebelumnya pernah terjadi dan bahkan kotak amal dibuang ke sawah. Ini sudah empat kali dan pelaku terekam CCTV," kata Qowiyul mukminin, Kepala Dusun Rejoslamet kepada Mojokerto.iNews.id, Kamis (7/5/2026).
Pada rekaman CCTV, pelaku beraksi seorang diri, memakai kaus lengan panjang warna biru dongker dan peci. Sebelum beraksi, laki-laki tak dikenal itu mondar-mandir memantau situasi sekitar.

Setelah dirasanya cukup aman, dia merusak kunci gembok, kemudian membukanya dan menguras semua uang kotak amal yang belum dibuka selama dua pekan terakhir.
Qowiyul mengungkapkan, terungkapnya pencurian ini dari kecurigaan pengurus musala saat akan membuka kotak amal, mendapati gembok rusak dan kondisinya terbuka.
"Pada Senin malam kotak amal akan dibuka karena sudah waktunya dibuka setiap dua minggu sekali. Namun saat akan buka, kotak amal posisinya sudah terbuka dan kunci gembok sudah tidak ada serta isinya kosong," ungkapnya.
Setelah dilakukan pengecekan CCTV yang berada di musala itu, ternyata kotak amal tersebut sudah dibongkar oleh pria asing dan seluru uang di dalamnya diambil.
"Dilihat di CCTV, pelaku itu awalnya hendak mencuri uang kotak amal di depan toilet, namun tidak bisa. Setelah itu pindah ke kotak amal di depan musala. Pelaku mencongkel kunci gembok menggunakan obeng lalu mengambil uangnya," kata Qowitul.
Setelah melakukan aksi kejahatannya, kata Qowiyul, pelaku kabur ke jalan utama dengan membawa uang hasil curian diperkirakan sebesar Rp500 ribu.
Kasus pencurian tersebut sudah dilaporkan ke kepolisian setempat. Pihak musala dan masyarakat berharap maling kotak amal itu dapat segera tertangkap sehingga tidak mengulangi perbuatannya di tempat lain.
Editor : Zainul Arifin