Patroli Sahur di Jombang Dibubarkan Polisi 10 Remaja Ditangkap, Ini Penyebabnya
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Petugas Polsek Jombang menghentikan aksi patrol membangunkan sahur dengan Sound System suara keras bersama Konvoi motor di Jalan Kusuma Bangsa, pada Minggu (20/4/2022) dini hari. Bahkan, gerombolan puluhan remaja itu sempat digelandang ke Mako Polsek Jombang untuk diberikan pembinaan.
Bagaimana tidak, aksi membangunkan sahur on the road yang dilakukan puluhan remaja tersebut sangat mengganggu warga sekitar. Dentuman bass ekstrem musik DJ yang diputar melalui speaker dengan volume tinggi ini membuat warga resah.
Selain itu, kegiatan sahur on the road menggunakan kendaraan roda tiga bersama konvoi sejumlah motor juga membahayakan bagi mereka, memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas dan tawuran.
Aksi mereka pun terhenti setelah tim Patroli Polsek Jombang yang melakukan patroli antisipasi tawuran antarkelompok melihat kegiatan remaja tersebut.
“Mereka diamankan sekira pukul 02.00 WIB di Jalan Wahid Hasyim saat anggota patroli menjelang sahur mengantisipasi tawuran. Saat itu kami mengetahui mereka melakukan aksi sahur on the road menggunakan sound dentuman keras langsung diamankan,” terang Kapolsek Jombang AKP Edy Widoyono melalui Kanitreskrim, Ipda Dian Rizal Mabrur, Senin (9/3/2026).
IPDA Rizal menyebut, puluhan remaja yang diamankan, usia mereka masih belasan tahun juga. Bahkan ada yang berstatus masih sekolah.
"Jumlah total ada 10 anak yang kami amankan. Kita lakukan pembinaan seperti salat Zuhur dan ashar berjamaah, tadarus di Musala Polsek dan juga orang tuanya kita panggil,” ujarnya
Sementara itu, kendaraan yang digunakan diperiksa kelengkapan surat-suratnya. Jika surat-suratnya lengkap kendaraan beserta kelengkapan musiknya dikembalikan dengan catatan tidak akan kembali lagi mengulangi perbuatannya.
“Kita hanya berikan pembinaan, semuanya kita kembalikan dengan catatan tidak lagi mengulangi perbuatan yang sama,” tandas Rizal.
Editor : Zainul Arifin