PMI Layani 18.422 Kantong Darah untuk Mojokerto dan Sokong Daerah Penyangga
MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id - PMI Kota Mojokerto tercatat melayani 18.422 kantong darah selama setahun terakhir. Layanan ini tidak hanya mencakup kebutuhan domestik Kota Mojokerto, tetapi juga menyokong daerah penyangga seperti Kabupaten Mojokerto, Sidoarjo, Gresik, Surabaya, hingga Malang.
"Ini adalah pencapaian luar biasa. Ketika ada permintaan, kita tidak boleh menolak karena ini adalah tugas kemanusiaan. Cakupan layanan kita melampaui batas administratif kota," kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat saat Musyawarah Kerja (Musker) II PMI Kota Mojokerto.
Dia menjelaskan, selain urusan stok darah, performa layanan ambulans gawat darurat juga menjadi sorotan. Sepanjang 2025, tim relawan telah merespons 1.668 panggilan darurat selama 24 jam penuh dalam sepekan.
Secara total, disampaikan Ning Ita, terdapat 2.073 jiwa yang mendapatkan manfaat langsung dari layanan kemanusiaan di luar layanan ambulans.
Musker PMI membahas tiga poin utama, yakni evaluasi kegiatan dan pelaksanaan program tahun sebelumnya, penetapan Rencana Anggaran Biaya (RAB) tahun berjalan, hingga perumusan kebijakan strategis organisasi ke depan.
Menatap tahun anggaran 2026 hingga 2029, wanita yang akrab dipanggil Ning Ita mendorong adanya pengembangan sarana dan prasarana. Salah satu rencana strategis yang tengah digodok adalah pendirian Klinik Pratama PMI Kota Mojokerto.
Lokasi markas PMI yang berada di jantung kota dan dekat dengan pusat perekonomian dinilai sangat strategis untuk memberikan layanan kesehatan tingkat pertama, baik bagi warga kota maupun warga pelintas dari kabupaten tetangga.
"Evaluasi kinerja 2024-2025 akan kita jadikan dasar untuk merumuskan program kerja yang lebih terperinci. Kita ingin kemanfaatan PMI semakin dirasakan luas oleh masyarakat," tutur ketua PMI Kota Mojokerto ini.
Dia menegaskan bahwa PMI Kota Mojokerto berkomitmen melakukan transformasi layanan kemanusiaan dengan mengadaptasi perkembangan teknologi informasi guna menjawab tantangan zaman yang kian dinamis serta memastikan pelayanan masyarakat tetap terukur dan responsif.
Editor : Zainul Arifin