get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Wanita Muda di Jombang, Minta Bantuan Damkar Selamatkan HP Tercebur Sungai

Geger, Ular Kobra Sembunyi Dalam Lemari SDN Sumbernongko Jombang, Siswa Siswi Panik!

Senin, 05 Januari 2026 | 22:42 WIB
header img
Petugas Damkar mengevakuasi ular kobra di SDN Sumbernongko Ngusikan Jombang. Foto: Mojokerto.iNewsMojokerto/Damkar

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Seekor ular kobra yang memasuki Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Senin pagi (5/1/2026) menggegerkan guru dan para siswa siswi di sekolah tersebut. 

Kobra tiba-tiba muncul saat aktifitas belajar mengajar sedang berlangsung. Pertama kali yang melihatnya seorang guru di sekolah itu. Ular masuk dan bersembunyi di dalam almari sekitar pukul 10.34 WIB.

Keberadaan ular berbusa itu menyebabkan kepanikan di kalangan siswa dan guru saat proses aktivitas belajar mengajar. Karena  membahayakan mengancam keselamatan, pihak sekolah segera melaporkan kejadian ke Pos Damkar Ploso untuk mendapatkan bantuan.

Begitu menerima laporan, petugas Pos Damkar Ploso langsung meluncur lokasi dengan satu unit fire pumper truck beserta peralatan lengkap. Tiba di lokasi, petugas menangkap ular berbisa tersebut dengan mengunakan grab stick atau penjepit ular.

Kepala BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas mengatakan, evakuasi ular kobra dilakukan selama 1,5 jam dari pukul 11.00 WIB sampai 12.30 WIB.

"Kami menerima laporan pagi tadi pukul 10.40 WIB, ular tersebut itu berada bersembunyi di dalam lemari sekolah," kata Wikku, yang menerima laporan evakuasi ular dari Pos Damkar Ploso, dikutip.

Ular kobra itu ukurannya tidak terlalu besar, namun gigitannya bisa berakibat fatal bagi manusia dalam waktu singkat. Setelah berhasil dievakuasi, ular tersebut diamankan oleh Tim Damkar dan akan dilepasliarkan di lokasi yang aman dan jauh dari permukiman warga.

Meski sempat terganggu, aktivitas belajar mengajar di SDN Sumbernongko kembali dilanjutkan dengan aman dan lancar setelah situasi kembali kondusif.

BPBD Jombang mengingatkan curah hujan tinggi dapat membuat habitat ular tergenang air, sehingga reptil tersebut mencari tempat yang lebih hangat dan kering, termasuk ke area pemukiman.

"Kami imbau agar kewaspadaan perlu ditingkatkan karena pergerakan ular kerap meningkat pada musim hujan. Apabila melihat ular segera lapor ke kami untuk ditangani, dan jangan mengevakuasi sendiri kalau tidak memiliki keahlian, karena membahayakan keselamatan," imbaunya.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut