Tragedi Malam Pergantian Tahun, Pria di Jombang Tewas Tertabrak Kereta Api Turangga
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Sebuah tragedi yang mencekam terjadi di Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur saat malam pergantian tahun. Seorang pria Su (44) tewas tertabrak kereta api Turangga jurusan Surabaya-Bandung di jalur kereta api KM 85+8, Rabu (31/12/2025) sekitar jam 21.45 WIB.
Peristiwa itu pun membuat warga sekitar heboh, dan langsung didatangi polisi setelah menerima laporan pihak petugas keamanan stasiun setempat. Jenazah korban yang leka serius di kepala, segera dievakuasi ke RSUD Jombang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KA Turangga melintas dari arah barat menuju timur. Saat melintas di lokasi kejadian, korban yang berada tidak jauh dari rel kereta api langsung tersambar dan tewas seketika.
Sebelum kejadian, Masinis KA Turangga sempat membunyikan semboyan 35 sebagai peringatan darurat. Namun jarak yang terlalu dekat membuat kecelakaan tak dapat dihindari. Kereta sempat berhenti sekitar lima menit setelah kejadian.
"Korban ditemukan sudah meninggal dunia tergeletak di sebelah utara rel atau sawah dalam keadaan tertelungkup dengan luka di kepala bagian belakang," kata Kapolsek Perak Iptu M Supriyo, dalam keterangan diterima, Kamis (1/1/2026).
Tak lama setelah kejadian, petugas gabungan dari kepolisian, serta tim medis mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Perak bersama anggota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Sementara jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit menggunakan ambulans.
"Pihak keluarga menerima dengan ikhlas kejadian tersebut dan meminta untuk tidak dilakukan autopsi agar jenazah dapat segera disemayamkan," kata Supriyo.
Dari insiden di malam pergantian tahun ini, KAI maupun kepolisian mengimbau masyarakat tidak berada di sekitar lokasi jalur kereta api yang dapat membahayakan keselamatan. Apabila hendak melintasi rel kereta api, agar lebih dulu menengok kanan kiri, memastikan kondisi aman.
Editor : Zainul Arifin