Terduga Pembunuh Penjual Kopi di Jombang Masih Berkeliaran, Polisi Mulai Temukan Titik Terang
Seperti diketahui, Tri Retno Jumilah ditemukan tewas membusuk di dalam rumahnya, Kamis (13/11/2025), siang sekitar pukul 14.00 WIB. Kali pertama yang menemukan anak kandungnya Eko, karena curiga mencium bau busuk saat berkunjung ke rumah ibunya.
Mayat perempuan lansia itu tertutup selimut dan wajahnya tertutup bantal. Hasil autopsi mayat yang dikeluarkan oleh tim forensik menunjukkan adanya luka memar di area wajah, kepala, punggung tangan kanan dan kiri, serta dada kiri. Patah tulang pada rahang bawah kanan, tulang pipi kanan, lengan atas kanan, serta tulang iga (ke-4, 5, dan 6) di sisi kanan. Dan resapan darah di kulit kepala sisi dalam, sela iga kiri, dan gumpalan darah di kepala.
"Seluruh luka dan patah tulang tersebut disimpulkan diakibatkan oleh benda tumpul dan terjadi saat korban masih hidup. Sementara itu, kondisi otak korban telah membubur dengan warna merah akibat perdarahan otak hebat," tandas Dimas di Mapolres Jombang, Jumat (14/11/2025).
Dari situ, polisi menduga Tri Retno tewas dibunuh, dan mencurigai Purnomo sebagai pelakunya, karena Purnomo yang sehari-hari tinggal bersama korban, menghilang saat mayat korban Tri Retno ditemukan.
"Sementara terduga kuat pelaku mengarah kepada suami siri korban yang menikah sejak 2016," kata Dimas.
Editor : Zainul Arifin