Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Fair 2026, Alas Kaki Unggulan UMKM Kota Mojokerto Tembus Jepang
Advertisement . Scroll to see content

Kantor Kejaksaan Kota Mojokerto Mendadak Banyak Makanan, Ada Apa?

Senin, 23 September 2024 | 17:49 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Kantor Kejaksaan Kota Mojokerto Mendadak Banyak Makanan, Ada Apa?
Para ASN Kota Mojokerto tampak khidmat mengikuti kenduri layah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad. (Foto: Diskominfo Kota Mojokerto)

MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Mojokerto mengadakan Kenduri Layah di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Senin (23/9/2024). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Hijriah. 

Sebanyak 430 layah berisi buah-buahan dan nasi tumpeng disiapkan oleh perwakilan dari setiap perangkat daerah, dengan masing-masing perangkat membawa 10 layah.

Tradisi ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan Forkopimda dan ASN di lingkup Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, mengatakan bahwa Kenduri Layah bukan hanya wujud syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat silaturahmi dan sinergi Forkopimda bersama para ASN.

“Kebersamaan ini harus terus kita rawat dan kita jaga demi kemajuan Kota Mojokerto,” ujar sosok yang akrab disapa Mas Pj tersebut.

Acara ini semakin khidmat dengan tausiyah dari Gus Muwafiq, ia memberikan pesan moral pentingnya meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW sebagai panutan umat. Salah satu teladan terbesar yang diajarkan Rasulullah adalah hidup dalam kerukunan.

"Jika di Indonesia kita mengenal Bhinneka Tunggal Ika, maka para wali juga menata kehidupan umat sesuai prinsip Rasulullah, yaitu hidup rukun. Meski kita berbeda suku, bangsa, dan agama, kita tetap harus saling bertanggung jawab satu sama lain," jelas Gus Muwafiq.

Kenduri Layah merupakan tradisi tahunan yang diselenggarakan secara konsisten oleh Pemerintah Kota Mojokerto. Acara ini diharapkan dapat terus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kerukunan, dan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Mojokerto.

Editor: Trisna Eka Adhitya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut