Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : John Herdman Diperkenalkan Sebagai Pelatih Timnas Indonesia 12 Januari 2026, Intip Rekam Jejaknya
Advertisement . Scroll to see content

7 Sanksi FIFA yang Mengancam Indonesia Imbas Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oktober 2022 | 13:46 WIB
  • author Nanda Alifya Rahmah
7 Sanksi FIFA yang Mengancam Indonesia Imbas Tragedi Kanjuruhan
Indonesia terancam sanksi FIFA imbas tragedi Kanjuruhan. ( Foto : Istimewa)

Entah berapa lama lagi kerja keras akan membuahkan prestasi bagi garuda kebanggaan. Hal ini adalah beban yang akan ditanggung oleh para bintang lapangan hingga suporter Timnas Garuda.

6. Kompetisi Liga Indonesia tanpa penonton

Hukuman yang tidak kalah berat adalah larangan menggelar pertandingan berpenonton. Pasca kerusuhan di stadion Kanjuruhan, ramai netizen menyebut suporter Indonesia sebaiknya menerima hukuman semacam ini.

Bukan hanya bagi suporter Arema dan Persebaya, pembelajaran ini sebaiknya ditanggung oleh suporter bola seluruh Indonesia. Sebab diketahui ternyata masih banyak oknum suporter yang melakukan tindakan rusuh kala tim kesayangannya berlaga.

7. Klub Indonesia tidak boleh bermain di AFC Cup dan Liga Champions Asia

Klub berpeluang ikut menderita jika hukuman yang dijatuhkan FIFA adalah larangan tidak boleh tampil di AFC Cup dan Liga Champions Asia. Artinya peluang klub Indonesia untuk berprestasi di ajang sepak bola club tidak bisa diraih.

Tragedi Kanjuruhan menjadi sorotan jagat sepak bola Internasional. Bahkan pesepak bola Mesut Ozil mengirimkan ungkapan duka citanya.

Ancaman sanksi FIFA pasti dijatuhkan mengingat dampak yang terjadi pasca tragedi Kanjuruhan. Namun apakah sanksi tersebut akan membuat publik sepak bola Indonesia belajar?

 

Editor: Trisna Eka Adhitya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut