Dia mengatakan para peserta dibebaskan tampil dengan kreasi masing-masing, namun sesuai dengan tema yang telah ditentukan. "Kami bebaskan untuk berkreasi sesuai dengan keinginannya," ujarnya.
Mahrus menambahkan Pawai Ta’aruf tidak hanya menjadi bagian dari perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk mengenang jasa para ulama dan santri yang berperan dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
"Harapannya anak-anak kami dari yayasan bisa mengenal dan mengenang perjuangan para kiai dalam mempertahankan bangsa dan negara ini sehingga bisa tertanam hubbul wathon atau cinta tanah air," ujarnya.
Momentum peringatan Hari Santri Nasional tahun ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda, khususnya para santri di Jombang, untuk terus memperdalam ilmu agama, mempertahankan semangat nasionalisme, dan meningkatkan kualitas diri.
Dengan demikian, para santri diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman di tengah perkembangan teknologi dan modernisasi tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
