Menurut Anang, wajah korban sulit diidentifikasi akibat tingkat pembusukan yang sudah lanjut. Korban sehari-hari diketahui bekerja sebagai buruh pencari rumput dan sempat pamit sebelum tidak kembali ke rumah.
Mengenai penyebab kematian, Anang menegaskan belum dapat memastikannya, baik karena faktor penyakit maupun tindak pidana.
Petugas dari Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Jombang bersama personel Polsek Peterongan telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saat ditemukan, jasad dalam posisi terlentang dengan kedua tangan terbentang, mengenakan kaus serta sarung.
Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Jombang untuk menjalani proses visum dan identifikasi medis guna memastikan identitas serta penyebab pasti kematian. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menunggu hasil pemeriksaan resmi.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
