Kebakaran di Jombang Hanguskan Tiga Rumah, Pemilik Syok Berat

Jajang Sutris
Kebakaran rumah warga di Peterongan, Jombang. (Foto: Jajang Sutris)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kebakaran terjadi pada rumah di Dusun Temulawak, Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (10/9/2026). Peristiwa kebakaran itu menghanguskan tiga rumah warga setempat.

Berdasarkan data, rumah yang hangus dilalap api  milik Muhammad Supii (48), Ali Nur Rohmad (55), dan Muhammad Gozali (53). Rumah yang terbakar berukuran sekitar 12 x 14 meter.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, namun salah satu anggota keluarga pemilik rumah syok berat melihat tempat tinggal dan barang-barang berharga terbakar.

"Alhamdulillah tidak ada korban. Kerugian materil diperkirakan Rp500 juta,” kata Koordinator Pos Damkar Mojoagung Riza Maulana, dikonfirmasi, Jumat (11/9/2026).

Riza mengungkapkan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 13.50 WIB. Tiga unit mobil pemadam dari Pos Jombang dan Mojoagung dikerahkan untuk memadamkan api. Penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 15.30 WIB. 

Berdasarkan keterangan pemilik rumah dan warga, api diduga pertama kali muncul dari salah satu bagian rumah yang mengalami korsleting listrik. Pemilik rumah awalnya melihat titik api muncul dari bagian atap gudang.

Api kemudian dengan cepat membesar membakar bangunan yang sebagian terbuat dari bahan kayu. Warga sempat berupaya memadamkan api. Namun, karena api semakin membesar, warga kewalahan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. “Dugaan sementara dari korsleting listrik di salah satu rumah," katanya.

Selain bangunan dan perabotan, juga terdapat uang tunai milik penghuni rumah yang ikut terbakar. Riza menyebut, sebagian uang berhasil diselamatkan, tetapi jumlah keseluruhan uang yang terbakar belum diketahui. “Kurang lebih Rp 2 juta tadi yang bisa diselamatkan,” ujarnya.

Damkar Jombang mengajak masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah, serta segera mengganti komponen yang rusak atau tidak layak pakai.

“Keselamatan keluarga dan lingkungan harus menjadi prioritas. Jangan tunggu sampai musibah terjadi,” tandasnya.

Editor : Zainul Arifin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network