JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Sebanyak 76 siswa dari berbagai Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Jombang terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Jombang 2026. Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) itu terdiri dari 43 putra dan 33 putri.
Mereka mulai menjalani penggemblengan fisik, mental dan kedisiplinan setelah Bupati Jombang Warsubi menyerahkan bendera latihan pada upacara pembukaan, di halaman Pendopo Kabupaten, Senin (3/8/2026).
Pada kesempatan itu, Warsubi memberikan empat pesan sebagai pedoman seluruh peserta selama menjalani masa pemusatan latihan. Yakni disiplin menjalani seluruh rangkaian latihan tepat waktu, patuh pada arahan pelatih, dan bersungguh-sungguh.
Menjaga fisik dan kesehatan dengan mengatur pola istirahat dan nutrisi agar tetap prima hingga hari puncak. Membangun kekerabatan dan ketenangan tim dengan mengikis ego pribadi, mengutamakan kekompakan, serta saling mendukung satu sama lain.
Serta menjaga etika, yaitu Menjaga keharmonian sikap baik di dalam maupun di luar area latihan sebagai cerminan nama baik keluarga, sekolah, dan daerah.
"Terpilih sebagai Capaska merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang tidak didapatkan oleh semua pelajar. Jangan sia-siakan kepercayaan ini. Tunjukkan bahwa adik-adik layak menjadi bagian dari pasukan yang menjaga kehormatan bangsa," kata Warsubi.
Perlu diketahui, angkatan Capaska Jombang 2026 diberi nama "Mahesa Rakta Garuda Yudha", mengandung makna Pasukan Garuda yang kuat dan berjiwa pejuang dalam menjaga kehormatan bangsa.
Selama masa pemusatan latihan, 76 peserta Capaska 2026 didampingi dan digembleng secara intensif oleh 9 orang Pelatih dan 15 orang Pendamping Pelatih terdiri dari unsur TNI, Polri, serta purna paskibraka.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pelatih dan pembina atas dedikasi mereka dalam membina generasi muda penerus bangsa.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
