JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kebakaran hebat melanda limbah sepatu dan sandal di Dusun Ponggok, Desa Banjarsari, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (21/7/2026) siang. Kobaran api nyaris merembet membakar pekarangan rumah milik Ghofur.
Peristiwa yang terjadi pukul 10.00 WIB itu membuat warga panik karena api berpotensi menjalar ke permukiman di sekitar lokasi. Api dengan cepat membesar akibat banyaknya limbah kain dan karet sisa dari pembuatan sepatu dan sandal yang menumpuk di sekitar lokasi.
Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Jombang untuk membantu memadamkan api. Warga yang mengetahui kejadian itu juga berupaya melakukan pemadaman sambil menunggu petugas datang ke lokasi.
Komandan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri mengatakan pihaknya menerjunkan satu unit fire pumper truck dan suplay truck beserta peralatannya untuk memadamkan api yang membakar sampah limbah pabrik seluas 8x6 meter persegi tersebut.
"Alhamdulillah, Kobaran api tidak sampai menjalar ke permukiman karena penanganan dilakukan cepat dan tepat. Penanganan berlangsung selama 30 menit," ujarnya.
Berdasarkan keterangan awal, kebakaran berawal dari Miftakul membakar sisa pakan ternak di dekat limbah. Karena lokasi pembakaran dekat dengan sampah limbah dan angin bertiup kencang, percikan api kemudian menjalar dengan cepat membakar sampah limbah tersebut.
Penyampaian itu tidak berbeda jauh dengan dikatakan Kapolsek Bandarkedungmulyo, Iptu Suraji. Berdasarkan keterangan yang didapatnya, awalnya anak pemilik rumah berniat membakar limbah sisa tersebut.
"Setelah sekitar 10 menit kemudian, putra pemilik rumah pergi keluar rumah sebentar. Setelah kembali ke rumah tiba-tiba sudah mendapati limbah sisa yang terbakar itu menjadi besar dan api menyala tinggi," kata Suraji dalam keterangannya.
Anak pemilik rumah pun panik dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga dengan tujuan dibantu untuk memadamkan api. Selanjutnya, upaya pemadaman api dilakukan bersama-sama, namun api tetap tidak kunjung padam hingga meminta bantuan Damkar.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah kebakaran tersebut. Pihak pemilik rumah menyadari kejadian tersebut terjadi murni karena kecerobohan putranya dan pemilik rumah memutuskan tidak melanjutkan laporan kejadian ini kepada proses hukum selanjutnya," tandasnya.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
