JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Peran petugas Damkar zaman sekarang Serbabisa dan dapat diandalkan. Di luar penanganan kebakaran, mereka berhasil mengevakuasi kunci mobil yang tertinggal di dalam kendaraan milik warga.
Itu terlihat dalam aksi petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarla) Jombang, di Dusun Ngepung Desa Kabuh Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, baru-baru ini.
Saat itu, Yahya hendak mengambil barang bawaan tertinggal di dalam mobil, kesulitan membuka pintu. Tanpa disadarinya, setelah dilakukan pengecekan ternyata kunci mobil tertinggal di atas kursi penumpang depan dan pintu terlanjur terkunci.
Dia sempat berupaya sendiri mengambil kunci yang tertinggal, namun kesulitan. Setelah berbagai upaya gagal, Yahya akhirnya menyerah dan menghubungi petugas Damkar Jombang.
"Setelah menerima laporan, kami memberangkatan satu tim personel Pos Damkarla Ploso untuk membantu evakuasi," kata Kepala pelaksana BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, Selasa (9/6/2026).
Petugas kemudian menggunakan alat bantu berupa bantal pompa pintu mobil untuk membuka celah kecil pada pintu. Dengan hati-hati, pintu kendaraan dibuka sekitar satu sentimeter, cukup untuk memasukkan besi pengait khusus guna menjangkau kunci di dalam mobil.
Proses evakuasi harus memakan waktu satu jam karena menghadapi tantangan, yakni kaca mobil gelap (riben), sehingga menyulitkan pandangan petugas. Meski menghadapi kendala, petugas terus berusaha hingga proses evakuasi akhirnya berjalan lancar tanpa merusak kendaraan.
Setelah berhasil dievakuasi, kunci mobil diserahkan kembali kepada pemiliknya. Wahyu yang didampingi istrinya terlihat senang dan mengucapkan terima kasih kepada Damkar.
Damkar Jombang memang kerap menerima laporan bantuan teknis non-kebakaran. Mulai dari evakuasi hewan hingga bantuan unik seperti ini, mereka selalu siap sedia membantu masyarakat yang mengalami situasi darurat
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa layanan Damkar tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai situasi darurat lain yang membutuhkan bantuan cepat di lapangan.
“Selama itu masih dalam kapasitas kami dan tidak membahayakan, kami akan bantu,” kata Wikku.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
