Setelah penetapan itu, perawatan terhadap Ronggo Waseso semakin diperketat. Pakan khusus diberikan setiap hari, mulai dari campuran singkong, pakan konsentrat, hingga batang padi. Kebersihan kandang juga dijaga agar kondisi sapi tetap stabil hingga hari penyembelihan.
Dari sisi kesehatan, sapi tersebut rutin diperiksa oleh dokter hewan untuk memastikan bebas dari penyakit menular seperti PMK dan LSD. Dokter hewan penanggungjawab, drh. Dandy Narindra Prabowo, menyebut kondisi sapi dalam keadaan prima dan layak untuk dijadikan hewan kurban.
“Secara kondisi sehat, berat juga ideal, dan sudah memenuhi syarat kurban,” ujarnya.
Hingga kini, lokasi penyembelihan hewan kurban Prabowo itu masih dalam tahap koordinasi, dengan dua opsi yaitu Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya atau pelaksanaan di wilayah Probolinggo melalui fasilitas pemerintah daerah.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
