Kebakaran 2 Rumah di Jombang Akibatkan Kerugian Rp800 Juta, Pemilik Syok Masuk Rumah Sakit
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kebakaran dua rumah sekaligus tempat usaha kasur spon di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengakibatkan pemilik mengalami kerugian mencapai Rp800 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, istri dari salah satu pemilik rumah, Fatkhur (56) sempat syok hingga dilarikan ke rumah sakit saat mengetahui insiden itu.
"Saat ini api sudah dikendalikan. Adapun dugaan sementara penyebabnya karena korsleting listrik yang menyambar busa atau spon," kata anggota Damkar Pos Mojoagung, Risdianto kepada iNews.id, Senin (26/10/2026).
Ia menjelaskan, kebakaran itu terjadi pada Minggu 25 Oktober 2026. Api diketahui dari gudang rumah milik Fatkhur sekitar pukul 17.00 WIB.
Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun upaya itu tidak berhasil. Justru api semakin membesar dan menyambar rumah milik Sampan (58) yang berada dekat dengan rumah milik Fathkur.
Warga bergotong royong menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah tersebut. Karena api semakin tidak terkendali, warga melaporkan ke Polsek Mojoagung yang selanjutnya menghubungi petugas Damkar.
Selain menghanguskan bangunan rumah berukuran 6x20 dan 5x15 meter, si jago merah juga melalap sepeda motor serta barang untuk usaha seperti lem, spon kasur serta perabotan berharga lainnya.
Petugas damkar Mojoagung butuh waktu selama empat jam untuk memadamkan api. Proses pemadaman memakan waktu lama karena besaran kobaran api membakar barang-barang mudah terbakar.
Dugaan pemicu kebakaran dari korsleting listrik saat ini masih didalami oleh pihak berwenang. Polisi sudah melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan para saksi di lokasi kejadian.
"Kami masih menyelidi penyebab pasti dari kebakaran ini," kata Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas, dalam keterangannya.
Kasus kebakaran rumah sebagai pengingat pentingnya memeriksa instalasi kelistrikan secara berkala. Jika terdapat sambungan kabel yang berpotensi memicu korsleting listrik hingga kebakaran, hendaknya untuk segera diperbaiki.
Editor: Zainul Arifin