Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Rumah di Ngumpul Jombang Akibat Korsleting, Api Melahap Isi dan Bangunan
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Hebat di Jombang, 30 Kios Pasar Cukir Hangus Dilalap Api

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:25 WIB
  • author Jajang Sutris
Kebakaran Hebat di Jombang, 30 Kios Pasar Cukir Hangus Dilalap Api
Petugas Damkar memadamkan kebakaran pasar Cukir Jombang. (Foto: Jajang Sutris)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kebakaran hebat terjadi di Jombang, Jawa Timur dan menghanguskan sekitar 30 kios pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Kamis (22/10/2026) dini hari.

Belum ada laporan adanya korban dalam kejadian itu. Adapun dugaan sementara, kebakaran tersebut dipicu korsleting listrik.

Kepala Desa (Kades) Cukir Kecamaran Diwek, Sugito mengatakan menerima informasi kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 01.30 WIB. Dia kemudian langsung menuju lokasi kejadian.

Setibanya di pasar, Sugito mendapati api sudah berkobar hebat. Asap tebal terlihat mengepul di atas area pasar yang menjadi pusat aktivitas perdagangan masyarakat setempat.

“Api kira-kira berasal dari titik satu, dua dan tiga. Saat kejadian, para pedagang belum beraktivitas. Karena pasar ini aktivitasnya pagi hari,” kata Sugito kepada iNews.id saat di lokasi kejadian.

Sugito menjelaskan, sekitar 30 bangunan kios dan barang dagangan warga hangus dilalap api. Disebut Sugito, sebagian besar kios yang terdampak merupakan tempat berjualan pakaian.

Meski puluhan kios atau lapak pedagang ludes terbakar, namun, pemerintah desa belum dapat memastikan total kerugian materiil akibat kebakaran itu. Pasalnya, para pedagang baru saja menambah stok barang dagangan mereka.

“Kerugiannya pasti banyak. Karena mereka baru menyetok dagangan. Untuk nilainya belum kita hitung,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Wiku F Diaz, mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) ke lokasi.

Wiku menyampaikan pendataan kerusakan, penyelidikan penyebab kebakaran, serta penghitungan nilai kerugian materiil akan dilakukan setelah proses penanganan.  

“kita masih fokus melakukan pemadaman. Soal penyebab dan kerugian nanti kita dalami lagi,” kata Wikku.

Berdasarkan informasi, proses pemadaman berlangsung hingga jelang pagi hari. Kepastian mengenai sumber api dan total kerugian saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan serta pendataan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut