Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis, Pria Lansia di Jombang Ditemukan Tewas Saat Bakar Sisa Daun Tebu
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Tempat Usaha Sol Sepatu di Jombang Dipicu Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp500 Juta

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:21 WIB
  • author Jajang Sutris
Kebakaran Tempat Usaha Sol Sepatu di Jombang Dipicu Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp500 Juta
Kebakaran Gudang bahan sepatu di Mojoagung Jombang diduga dipicu korsleting listrik. Kerugian capai Rp500 juta. (Foto: Jajang Sutris)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id – Polisi menduga kebakaran tempat usaha sol sepatu (sol sepatu) di Dusun Sambilanang, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB dipicu korsleting listrik.

Dugaan tersebut menguat setelah Polsek Mojoagung mendatangi lokasi melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi guna mengetahui penyebab kebakaran.

Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas mengatakan api diduga pertama kali muncul dari trafo yang berada di dalam gudang material sepatu tersebut. 

“Ada beberapa saksi yang mengetahui bahwa titik api pertama muncul dari trafo listrik,” kata Yogas, Jumat (9/10/2026).

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Sebab saat kebakaran terjadi, tidak ada karyawan yang sedang bekerja di dalam gudang, hanya terdapat seorang penjaga gudang di lokasi. "Tidak ada korban jiwa maupun luka," ujar Yogas.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menghanguskan seluruh bahan sepatu berikut bangunan hingga pemilik mengalami kerugian material yang cukup besar, diperkirakan mencapai Rp500 juta. “Pemilik mengalami kerugian sekitar Rp500 juta,” ujarnya.

Pemadaman Api berlangsung 4 jam

Gudang sekaligus tempat usaha produksi sepatu yang terbakar itu milik Zainul Arifin (58). Proses pemadaman api berlangsung selama sekitar empat jam. Hal itu karena material yang dilalap api merupakan bahan sepatu yang mudah terbakar.

Selain itu, lokasi usaha berada di tengah permukiman padat penduduk sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk mencegah api merembet ke bangunan di sekitar lokasi.

Kebakaran tersebut membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. Mereka panik setelah melihat kobaran api semakin membesar di tengah permukiman. Kepulan asap tebal juga terlihat membubung tinggi sehingga warga khawatir api merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Kami membutuhkan waktu empat jam untuk memadamkan kebakaran tersebut. Sekitar pukul sembilan malam, api benar-benar padam setelah kita lakukan pembasahan,” kata Kepala pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang Wiko F Diaz.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut