Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Dia 9 Kiai Tim AHWA Penentu Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35 NU Jombang
Advertisement . Scroll to see content

Muktamar ke 35 NU di Jombang, Baznas Siapkan Rp38 Miliar untuk Beasiswa Santri

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:44 WIB
  • author Zainul Arifin
Muktamar ke 35 NU di Jombang, Baznas Siapkan Rp38 Miliar untuk Beasiswa Santri
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid saat peluncuran beasiswa santri 2026. (Foto: Zainul Arifin)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Tahun ini, Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) menyiapkan anggaran sekitar Rp38 miliar untuk program beasiswa mulai jenjang sekolah dasar hingga pendidikan magister dan doktoral.

Peluncuran program beasiswa santri 2026 tersebut berlangsung di tengah rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Sabtu (29/8/2026).

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan, program beasiswa tahun ini mulai dari SD, SMP, S2 hingga S3. Selain beasiswa bagi santri, Baznas juga menyiapkan beasiswa untuk kalangan cendekiawan non-santri.

“Program beasiswa mulai dari SD, SMP, S2 sampai S3. Kedua, ada beasiswa untuk santri dan juga ada beasiswa untuk cendekia yang non-santri. Tahun ini anggarannya ada sekitar Rp38 miliar untuk berbagai kelas itu,” ujar Sodik ditemui di Tambakberas.

Menurutnya, program beasiswa yang menyasar lingkungan pesantren sejauh ini telah menjangkau sekitar 24 ribu santri. Dari jumlah itu, sekitar 7 ribu santri telah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri. Program itu diharapkan tidak hanya memperkuat kemampuan santri dalam bidang keagamaan, tetapi juga mendorong mereka menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dia mengatakan, selain program beasiswa untuk santri dan cendekiawan, Baznas juga menyalurkan beasiswa bagi 200 mahasiswa asal Palestina. Program yang disalurkan melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti) atas anjuran Presiden RI, memiliki nilai total sekitar Rp22 miliar.

Sodik menjelaskan, program pendidikan tersebut menjadi salah satu bagian dari fokus Baznas, di samping pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesehatan, dakwah, pengembangan mualaf, serta program lingkungan.

Untuk memperoleh beasiswa, masyarakat dapat mengajukan melalui organisasi atau kelompok yang memiliki referensi, seperti organisasi kemasyarakatan, lembaga dakwah, maupun lembaga terkait.

Baznas menilai mekanisme tersebut diperlukan untuk memastikan penyaluran beasiswa berlangsung tepat sasaran sekaligus memperluas kesempatan pendidikan bagi santri dan pelajar yang membutuhkan.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut