ISNU Jatim Dirikan Posko di Lokasi Muktamar ke 35 NU Jombang, Ini Fungsinya
JOMBANG, iNewsMojokerto.id – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Timur (Jatim) resmi mendirikan posko di dekat lokasi Muktamar ke 35 NU di Tambakberas, Jombang. Posko yang berjarak 700 meter dari lokasi utama muktamar itu diresmikan pada Rabu (19/8/2026) dan berfungsi sebagai pusat koordinasi serta tempat silaturahmi bagi para Pengurus Wilayah dan Cabang ISNU se-Indonesia.
Sekretaris PW ISNU Jatim, M. Dawud, mengatakan, posko tersebut akan menjadi pusat dari serangkaian kegiatan untuk memperkuat tali persaudaraan serta menggagas pemikiran bagi masa depan organisasi.
"Posko ini didedikasikan khusus sebagai ruang bagi seluruh kader ISNU untuk bersilaturahmi dan berkoordinasi. Kami ingin memanfaatkan momen Muktamar ini untuk mempererat ukhuwah dan mendiskusikan berbagai isu strategis," ujar Dawud, dalam keterangannya kepada iNews.id, Rabu (19/8/2026).
Dia menjelaskan, sejumlah rangkaian acara utama akan diisi dengan podcast setiap hari selama penyelenggaraan Muktamar, mulai 26 hingga 30 Agustus 2026.
Sejumlah profesional dan akademisi terkemuka akan dihadirkan untuk membahas tema sentral, yaitu menyongsong peran NU di abad kedua. Salah satu narasumber antara lain adalah Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Dr. KH Muhammad Nur Hayid.
Nu Hayid dijadwalkan untuk membawakan tema mengenai Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) NU di abad ke-2, mengingat peningkatan kapasitas warga NU menjadi isu krusial di tengah disrupsi sosial dan ekonomi saat ini.
Sejumlah tokoh lainnya, Prof. Mas'ud Said akan mengupas tema Kaderisasi di NU; Prof Afif Hasbullah membahas Persaingan Usaha di Era Digital; serta H. Athoillah (Gus Aik), anggota DPRD Jawa Timur akan berbagi pandangan mengenai Gen Z dan Khidmat di NU.
"Beberapa tokoh nasional yang lain juga dijadwalkan mengisi podcast tersebut," kata Dawud.
Dawud mengatakan, ISNU Jatim juga menyiapkan serangkaian kegiatan lain di Gedung PKK, kompleks Pendopo Kabupaten Jombang. Di antaranya pelatihan Videografi pada 26 Agustus yang terbuka untuk umum.
Kemudian, seminar dan talkshow yang bertajuk ISNUPRENEUR UMKM: Ekonomi Kerakyatan 2.0 pada 30 Agustus. Acara tersebut untuk mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan di kalangan warga NU.
"ISNU juga turut berpartisipasi dalam area Expo & Bazar Muktamar. Di stan resmi ISNU, panitia akan membuka pelayanan konsultasi dan sertifikasi halal bagi pengunjung. Selain itu, berbagai produk unggulan dari keluarga besar ISNU akan dipamerkan sebagai bentuk dukungan terhadap produk-produk lokal," katanya
Dawud berharap berbagai rangkaian acara yang digelar dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesuksesan Muktamar ke-35 NU sekaligus menjadi wadah bagi para intelektual dan profesional untuk terus berkontribusi bagi kemajuan organisasi dan bangsa.
Editor: Zainul Arifin