get app
inews
Aa Text
Read Next : Jago Merah Mengamuk, Gudang Bank Sampah di Jombang Hangus Terbakar

Hari Anak Nasional 2026 Tanpa Gawai, Ratusan Murid SD dan TK di Jombang Pilih Permainan Tradisional

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:39 WIB
header img
Anak -anak TK dan SD bermain permainan tradisional di momen memperingati hari anak nasional 2026. (Foto: Zainul Arifin)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id Hari Anak Nasional (HAN) selalu diperingati setiap 23 Juli. Pada momen ini, ratusan murid Sekolah Dasar dan Taman Kanak-kanak (TK) di Jombang memilih memperingatinya dengan bermain permainan tradisional, tanpa gawai atau gatget yang berkembang saat ini.

Kondisi ituu tampak di halaman SDN Kademangan 3, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Kamis (23/7/2026). Sebanyak 153 anak, terdiri dari 114 siswa SD dan 39 anak TK terlihat kegembiraan diselimuti tawa riang saat melakukan permainan tradisional yang sekarang jarang dimainkan. 

Setidaknya sepuluh permainan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti permainan rangku alu dari Nusa Tenggara Timur, balogo dari Kalimantan, egrang, bakiak, dakon, lompat tali, hingga egrang tali.

"Senang sekali. Seru karena bisa bermain bersama teman-teman dan adik kelas, jadi lebih akrab. Ini pengalaman pertama dan menurut saya paling seru," ungkap Dina Setia Pratiwi (12), siswi kelas VI SDN Kademangan 3.

Selepas bermain, mereka juga disuguhi pertunjukan teater tentang seekor alien yang terdampar di Bumi karena pesawat rusak dan berusaha menemukan jalan pulang ke luar angkasa. Dina mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan yang memadukan permainan tradisional dengan pertunjukan teater.

Pendiri Rumah Merdeka Indonesia (PRMI) sekaligus sebagai penyelenggara, Alfam Tomim mengatakan bahwa peringatan HAN 2026 menjadi momentum mengembalikan hak anak dalam bermain sekaligus mengenalkan kembali permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan.

"Momentum Hari Anak Nasional ini kami isi dengan berkeliling ke sekolah-sekolah. Kami membawa sepuluh jenis permainan tradisional dari berbagai daerah agar anak-anak kembali mengenal dan mencintai permainan warisan budaya Indonesia," ujarnya.

Sementara untuk cerita tentang tentang alien dipilih bukan sekedar hiburan, tetapi menjadi media seni pertunjukan yang memang dirancang khusus agar layak dinikmati oleh anak-anak.

"Pertunjukan ini bercerita tentang alien yang kebingungan mencari tempat tinggal di Bumi karena pesawatnya rusak dan tidak bisa kembali ke luar angkasa. Kami ingin menghadirkan tontonan yang memang ramah dan sesuai untuk usia anak," katan dia.

Keunikan lain dari pertunjukan tersebut terlihat pada seluruh properti yang digunakan. Hampir seluruh kostum dan perlengkapan dibuat dari kardus bekas yang dipadukan dengan bambu sebagai pegangan.

"Melalui properti dari kardus bekas, kami juga ingin mengedukasi bahwa membuat pertunjukan tidak harus menggunakan perlengkapan yang mahal. Barang bekas pun bisa disulap menjadi media kreatif yang menyenangkan," tambahnya.

Alfam berharap peringatan Hari Anak Nasional tahun ini tidak berhenti pada seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi pengingat pentingnya memenuhi hak-hak anak, khususnya hak untuk bermain.

"Kami berharap hak-hak anak semakin banyak difasilitasi, baik oleh pemerintah, sekolah, maupun komunitas. Hak bermain sering kali mulai terpinggirkan karena padatnya aktivitas belajar. Padahal, melalui permainan tradisional dan seni pertunjukan, anak-anak bisa belajar, berinteraksi, dan tumbuh dengan bahagia," tuturnya.

Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2026 di SDN Kademangan 3 menjadi bukti bahwa kebahagiaan anak tidak selalu lahir dari teknologi atau permainan modern di gawai. Berbekal permainan tradisional, kreativitas dari barang bekas, dan sebuah cerita sederhana tentang alien yang ingin pulang ke rumahnya, dapat membuat ratusan anak dapat tertawa lepas, bermain bersama, sekaligus merasakan kembali hak mereka menjadi anak-anak.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut