Kirab Budaya Mojo Bangkit di Kota Mojokerto, 1.080 Peserta Hidupkan Kejayaan Majapahit
MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id - Sebanyak 1.080 peserta tampil dalam parade budaya di Kota Mojokerto yang menghidupkan kembali kejayaan peradaban Majapahit melalui atraksi seni, budaya dan teatrikal yang spektakuler.
Mengusung tema "Banjaran Majapahit", kirab Mojo Bangkit menghadirkan kisah perjalanan tiga era penting Kerajaan Majapahit, mulai dari masa Dyah Wijaya, Tribuana Tunggadewi, hingga puncak kejayaan di bawah pemerintahan Prabu Hayam Wuruk.
Kirab dimulai dari Alun-alun Wiraraja, melintasi Jalan Majapahit dan Jalan Bhayangkara, sebelum berakhir di Balai Kota Mojokerto. Masyarakat berjejer sepanjang sisi jalan, menciptakan suasana semarak dan meriah.
Kemegahan kirab semakin terasa melalui pertunjukan sendratasik yang mengisahkan berdirinya Kerajaan Majapahit, selain itu juga teatrikal kebangkitan pemuda yang menggambarkan semangat generasi penerus dalam menjaga nilai-nilai luhur dan membangun masa depan bangsa.
Suasana semakin bergemuruh ketika Marching Band Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut menampilkan atraksi musik dan formasi yang memukau. Irama perkusi yang menghentak berpadu dengan penampilan barisan peserta, menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang rute kirab.
Tak hanya itu, berbagai kesenian tradisional turut memeriahkan perhelatan, mulai dari Reog, Barongsai, hingga Bantengan, yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara dalam satu panggung kebersamaan. Dentuman petasan yang menghiasi langit Kota Mojokerto menjadi pelengkap sempurna, menghadirkan suasana meriah, semarak, dan penuh kebanggaan.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan Mojo Bangkit secara filosofis mengandung makna kebangkitan Kota Mojokerto di berbagai aspek kehidupan masyarakat, sejalan dengan semangat 'Spirit of Majapahit' yang terus kita gelorakan.
"Rangkaian Kirab Budaya Mojo Bangkit menyampaikan pesan filosofi dan nilai moral agar sejarah menjadi fondasi perjuangan dalam membangun masa depan Kota Mojokerto," terang perempuan yang akrab disapa Ning Ita tersebut.
Kirab Budaya Mojo Bangkit tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan semangat budaya, penguatan identitas Kota Mojokerto sebagai Bumi Majapahit, sekaligus ajang mempererat persatuan masyarakat dalam merayakan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.
"Saya punya harapan besar kegiatan Kirab Budaya Mojo Bangkit menjadi ikon seni budaya tahunan Kota Mojokerto yang bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat secara langsung," ujarnya.
Editor: Zainul Arifin