Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Jombang Siap-siap Merana Listrik Padam 6 Jam, Ini Wilayah Terdampak
Advertisement . Scroll to see content

Pemadaman Listrik Mendadak di Sejumlah Wilayah di Jombang, Warga Keluhkan Kinerja PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:41 WIB
  • author Zainul Arifin
Pemadaman Listrik Mendadak di Sejumlah Wilayah di Jombang, Warga Keluhkan Kinerja PLN
Ilustrasi Pemadaman listrik. (Foto: Dok)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id – Pemadaman listrik mendadak terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Jombang dalam beberapa hari terakhir. Pemadaman tidak hanya membuat listrik di pemukiman warga padam, namun juga berakibat trafic light ikut mati, sehingga pengendara harus berhati-hati.

Masyarakat menyoroti kinerja PLN yang minim memberikan informasi saat gangguan terjadi dan meminta PT PLN (Persero) meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam penanganan pemadaman darurat.

Salah satu warga, Warga Desa Mlaras, Kecamatan Sumobito, Puji mengaku kecewa tidak memperoleh informasi yang jelas terkait penyebab maupun estimasi waktu pemulihan listrik. Ia mengatakan bahwa aliran listrik padam hampir satu hari mulai pukul 00.40 WIB dan sempat menyala sebelum padam lagi pada siang hari sekitar pukul 13.46 WIB

”Tidak ada pemberitahuan. Waktu itu listrik padam hampir satu hari pada Kamis (18/6/2026) dini hari," kata Puji.

Menurut Puji, pelanggan selama ini rutin membayar tagihan listrik berhak mendapatkan pelayanan yang optimal, termasuk informasi cepat dan transparan ketika terjadi gangguan. "Kalau padam tidak ada pemberitahuan. Tapi kalau telat bayar listrik langsung dikirimi surat pemberitahuan,” ucapnya.

Pria berusia 30 tahun itu mengatakan pemadaman mendadak belakangan itu cukup sering terjadi di wilayahnya hingga menimbulkan keresahan karena pelanggan tidak menerima pemberitahuan sebelumnya.

Purnama Hadi, warga Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang menyebut listrik di wilayahnya padam mendadak pada Selasa (17/6/2026) sekitar pukul 16.00 hingga pukul 20.00 tanpa adanya informasi sebelumnya dari PLN. ”Tidak ada pemberitahuan, tiba-tiba padam sampai malam,” kata pria 32 tahun ini.

Sejumlah warga mengaku baru mengetahui bahwa pemadaman tersebut termasuk kategori gangguan darurat atau emergency setelah menghubungi petugas PLN. Sebelum itu, mereka tidak memperoleh informasi mengenai penyebab gangguan maupun perkiraan waktu listrik kembali normal.

Warga berharap PLN dapat memberikan informasi lebih awal terkait rencana pemadaman agar masyarakat dapat melakukan antisipasi dan menyesuaikan aktivitasnya.

Sementara, Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Jombang Irham Maulana menjelaskan pemadaman yang terjadi di sejumlah wilayah disebabkan adanya pekerjaan pemeliharaan dan penggantian komponen pada gardu induk.

”Misalnya di wilayah Ceweng, Diwek, semalam ada komponen rumah pembatas di gardu yang perlu diganti. Untuk proses penggantian itu, suplai listrik harus dipadamkan sementara,” kata Irham kepada wartawan.

Kemudian, pemadaman  di wilayah Gadingmangu Kecamatan Perak disebabkan adanya pekerjaan peningkatan kapasitas transformator (uprating trafo) pada salah satu gardu. PLN memastikan pekerjaan dilakukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan dan meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut