Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pengemudi Gagal Fokus, Minibus Masuk Parit di Jalan Raya Jombang-Nganjuk
Advertisement . Scroll to see content

Sopir Ngantuk, Pikap Muatan Kayu Kecelakaan Masuk Sungai di Jombang

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:45 WIB
  • author Jajang Sutris
Sopir Ngantuk, Pikap Muatan Kayu Kecelakaan Masuk Sungai di Jombang
Kecelakaan tunggal tersebut dipicu sopir Agus Basuki (52), asal Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Foto: Mojokerto.iNews.id/Jajang Sutris

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Sebuah mobil pikap bermuatan kayu masuk sungai di tepi jalan Nasional Surabaya-Jombang, tepatnya di Jalan Raya Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

Kecelakaan tunggal tersebut dipicu sopir Agus Basuki (52), asal Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta mengantuk saat mengemudikan kendaraan. 

Beruntung, Agus Basuki dan penumpangnya Dendi (27) berhasil selamat dari kecelakaan itu meski kendaraan yang dikemudikannya mengalami kerusakan cukup parah akibat terperosok ke sungai 

Menurut saksi mata, Aldo (25), kecelakaan terjadi saat mobil pikap bernopol AB 8897 BF itu berangkat dari Yogyakarta hendak kirim kayu ke Sidoarjo, Jawa Timur.

“Saat tiba di lokasi di jalan yang gelap karena lampu PJU mati dan diduga sopir mengantuk, akhirnya tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya lalu mengarah ke kiri dan terjun ke sungai,” katanya.

Mendapat laporan dari masyarakat, petugas dari Satlantas langsung bergerak menuju lokasi. Petugas melakukan evaluasi kendaraan menggunakan mobil derek. Dengan kekuatan penuh, kendaraan yang terjebak di sungai akhirnya berhasil diangkat ke permukaan.

Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya kecelakaan tunggal itu. Pihaknya sudah menerjunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. “Penyebab pasti kecelakaan masih kita selidiki,” kata Siswanto.

Satlantas Jombang mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati saat perjalanan jauh. Jika lelah dan mengantuk disarankan untuk istirahat dulu guna menghindari kejadian serupa.

“Bagi pengguna jalan agar selalu waspada saat berkendara di malam hari, terutama di ruas jalan minim penerangan, dan memastikan kondisi tubuh fit sebelum menempuh perjalanan jauh,” katanya.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut