Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jago Merah Mengamuk, Gudang Bank Sampah di Jombang Hangus Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

Heboh! Pria Jombang Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah, Susul 40 Hari Kematian Istri

Senin, 18 Mei 2026 | 11:49 WIB
  • author Jajang Sutris
Heboh! Pria Jombang Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah, Susul 40 Hari Kematian Istri
Kapolsek Mojoagung menyatakan dugaan sementara, korban memiliki riwayat penyakit kolesterol tinggi dan asam urat sampai sulit jalan kaki. Foto: Mojokerto.iNews.id/Jajang Sutris

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Heboh, seorang pria berinisial A (58) ditemukan tewas di rumahnya di Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang pada Senin (28/5/2026). Saat ditemukan, jasad pria tersebut sudah dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.

Kematian laki-laki lansia tersebut menyusul istri yang belum genap 40 hari meninggal dunia. Dugaan sementara, pria yang tinggal seorang diri meninggal karena penyakit yang dideritanya, sebagaimana diungkapkan pihak kepolisian setempat.

"Untuk dugaan sementara, korban memiliki riwayat penyakit kolesterol tinggi dan asam urat sampai sulit jalan kaki," kata Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas, kepada Mojokerto.iNews.id.

Penemuan mayat ini bermula dari kecurigaan anak korban Wahyunita, saat datang mengantar makanan melihat rumah sepi dan mencium bau busuk. Setelah dicek, ternyata ayahnya telah meninggal dunia.

Setelah dilaporkan ke polisi, petugas yang datang ke lokasi langsung menemukan jasad pria tersebut dalam kondisi mengenaskan. Mayat korban berada di atas tempat tidur dalam posisi miring ke kiri menghadap tembok tidak memakai baju.

"Perkiraan meninggalnya sudah 2 hari, karena pada Sabtu lalu masih ada yang tahu. Korban sempat berkomunikasi dengan tetangga sebelah rumah," kata Yogas.

Hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu juga tidak ditemukan adanya kerusakan pada rumah serta barang berharga yang hilang. Polisi menduga kuat korban meninggal karena faktor kesehatan, bukan karena tindak kriminal.

“Korban memang tinggal sendiri di rumah. Istrinya baru saja meninggal dunia, belum genap 40 hari," kata Yogas. 

Pihak keluarga korban menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Polisi pun menghormati keputusan itu dan telah jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut