Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Tempat Usaha Sol Sepatu di Jombang Dipicu Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp500 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Pemotor Tewas Adu Banteng dengan Truk di Jombang, Lalai Ambil Haluan saat Menyalip

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:54 WIB
  • author Jajang Sutris
Kronologi Pemotor Tewas Adu Banteng dengan Truk di Jombang, Lalai Ambil Haluan saat Menyalip
Korban mengalami kecelakaan karena mengambil haluan terlalu ke kanan hingga memasuki jalur lawan arah saat menyalip kendaraan lain di depannya. (Foto: Mojokerto.iNews.id/Jajang Sutris).

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Seorang pengendara motor (pemotor) tewas setelah terlibat kecelakaan adu banteng dengan truk di Jalan Nurcholis Majid, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Korban diketahui bernama Heri (30), pria warga Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto, Jombang. Korban mengalami nahas karena mengambil haluan terlalu ke kanan hingga memasuki jalur lawan arah saat menyalip kendaraan lain di depannya.

Kronologi kejadian bermula, pada Sabtu (16/5/2026) pukul 20.20 WIB korban melintas di Jalan Nurcholis Madjid dari Tunggorono ke arah utara Denanyar. Sampai di TKP, mendahului kendaraan di depannya.

Namun diduga ceroboh mengambil haluan terlalu ke kanan hingga memasuki jalur lawan arah, akhirnya terlibat tabrakan adu banteng dengan truk nomor pelat AG 8255 UE dari arah berlawanan.

Sopir truk, Moch Fadlan (35), warga Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Jombang menerangkan, sesaat sebelum kejadian dia mengemudikan kendaraan dengan kecepatan rendah, 30 kilometer per jam dari arah utara.

"Dari arah berlawanan, melaju sepeda motor Honda Beat kecepatan kurang lebih 50 km/jam yang bergerak mendahului truk gandeng di depannya hingga masuk ke jalur truk," katanya.

Fadlan yang baru menyadari keberadaan pemotor itu pada jarak kurang lebih 10 meter, berusaha menghindar dengan membuang kemudi ke arah kiri. Namun karena jarak sudah terlalu dekat, benturan tidak dapat terhindarkan.

Dampak benturan membuat motor rusak berat, sementara Heri yang jatuh di bawah kolong truk mengalami sejumlah luka serius. Polisi yang tiba di lokasi, dibantu warga mengevakuasi korban ke RSUD Jombang untuk penanganan medis. Namun, tak lama kemudian Heri dilaporkan meninggal dunia.

“Korban saat dievakuasi mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto.

Kasus kecelakaan lalu lintas merenggut satu nyawa pemotor ini dalam penanganan lebih lanjut oleh Unitgakkum. Petugas telah melakukan olah TKP dan menyita kendaraan untuk kebutuhan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi mengingatkan pentingnya kehati-hatian saat berkendara, khususnya di jalur dua arah yang rawan pelanggaran marka saat mendahului hingga terjadi tabrakan antarkendaraan.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut