Kecelakaan Tronton Muatan Material Seruduk Pikap di Jombang: Sopir Terjepit, Rumah Warga Hancur
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk tronton muatan material bangunan dan mobil pikap di Jombang, tepatnya di Jalan Raya Desa Janti, Kecamatan Jogoroto.
Truk Hino pelat nomor L 9610 UE yang dikemudikan Slamet (43) warga Desa Sadeng Rejo Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan melaju dari Surabaya menuju Yogyakarta menyeruduk mobil Daihatsu Grandmax pelat nomor S 6794 WE.
Benturan keras membuat pikap bermuatan furniture yang dikemudikan Hendriyanto (50), warga Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang terdorong ke kiri dan menghantam rumah warga di sekitar lokasi hingga hancur.
Akibatnya, Hendriyanto terjepit badan kendaraan. Evakuasi korban yang dilakukan BPBD Jombang berlangsung dramatis. Hampir satu jam, petugas mengeluarkan tubuh korban yang terjepit di antara mobil dan bangunan.
"Korban dievakuasi dengan selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," kata Stevy Maria, Supervisor Pusdalops BPBD Jombang.
Salah satu saksi mata, Saiful Amin, mengatakan sebelum kejadian ia sempat melihat pikal berhenti di sisi barat lokasi dan membawa furnitur. Tak lama kemudian, ia mendengar suara benturan keras dari arah lokasi kejadian.
“Saya kira ada orang menurunkan besi, ternyata istri saya bilang ada kecelakaan. Saat saya lihat, pikap sudah masuk ke rumah warga,” katanya.
Saiful menduga, pengemudi sempat kebablasan saat hendak mengantarkan perabot rumah tangga ke salah satu rumah warga di desa setempat. Saat mencoba mundur untuk berbelok, kendaraan itu tertabrak truk dari arah timur.
“Pikap mundur untuk belok ke kiri menuju rumah pemesan. Saat itulah ditabrak truk dari belakang,” ujarnya.
Tak lama kemudian, polisi yang menerima laporan warga tiba di lokasi. Polisi mengevakuasi bangkai kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan serta melakukan penanganan lebih lanjut.
Kepala unit penegakan hukum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto mengonfirmasi penyebab kejadian itu masih dalam penyelidikan. Petugas telah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan olah TKP.
"Tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan kendaraan dan rumah warga. Saat ini penyebabnya masih kami dalami," katanya.
Siswanto mengimbau pengguna jalan lebih berhati-hati dan konsentrasi depan saat mengemudi, untuk mencegah kejadian serupa.
Editor : Zainul Arifin