get app
inews
Aa Text
Read Next : Hamdalah, Ribuan Pengemudi Becak di Jombang Dapat Berkah Ramadan dari Keluarga Bupati Warsubi

Buntut Puluhan Santri Keracunan Massal, Satgas MBG Jombang Turun Tangan

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:28 WIB
header img
Gejala keracunan mual dan muntah mulai dirasakan para santri setelah menyantap makanan nasi rawon dan telur saat berbuka puasa di lingkungan pondok pesantren setempat. Foto: Mojokerto.iNews.id/Dok. Jajang

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Ketua Satgas Percepatan Program MBG Jombang, Agus Purnomo menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan keracunan massal puluhan santri Pondok Pesantren Sholawat Darut Taubah, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung usai menyantap makanan berbuka puasa di ponpes tersebut.

Agus mengatakan bahwa petugas kesehatan juga mendatangi fasilitas layanan kesehatan setempat untuk melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap para santri yang mengalami gejala keracunan. Selain itu, sampel makanan yang diduga menjadi penyebab kejadian tersebut telah diamankan untuk diuji di laboratorium.

“Dinas Kesehatan sudah turun langsung ke lokasi, termasuk ke PKU Muhammadiyah Betek. Sampel makanan sudah diambil dan akan dikirim ke Surabaya untuk dilakukan uji laboratorium. Saat ini kami masih menunggu hasilnya,” ujar Agus, Selasa (9/3/2026).

Menurutnya, hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab pasti keracunan. Apabila terbukti berasal dari menu yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Betek, pihaknya akan merekomendasikan langkah tegas kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

“Jika hasil uji menunjukkan keracunan berasal dari menu MBG yang disediakan SPPG Betek, maka kami akan menyampaikan rekomendasi kepada BGN untuk mengambil tindakan sesuai ketentuan,” tegas Sekda Jombang ini.

Agus menambahkan, selama ini Satgas Percepatan Program MBG Jombang secara rutin melakukan pemantauan terhadap operasional sejumlah SPPG. Bahkan, inspeksi mendadak terakhir yang dilakukan pada Rabu (4/3/2026) menemukan beberapa pelanggaran di lapangan.

“Hasil temuan saat sidak sudah kami dokumentasikan dan akan kami laporkan kepada BGN sebagai bahan evaluasi,” jelasnya.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut