Tabrakan KA Menoreh dengan Truk Tangki di Cirebon, 6 Perjalanan Kereta Terganggu
CIREBON, iNewsMojokerto.id - Kecelakaan antara Kereta Api (KA) Menoreh dan truk tangki air di pelintasan tanpa palang pintu, Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Rabu (21/1/2026) siang menyebabkan perjalanan Kereta api di jalur Jawa menuju Jakarta terganggu.
Lokomotif KA Menoreh mengalami kerusakan fatal dan anjlok, sehingga petugas sempat menahan beberapa perjalanan kereta.
Puluhan petugas PT KAI Daops 3 Cirebon langsung melakukan perbaikan bantalan rel yang rusak akibat gesekan roda kereta. Jalur sepanjang 500 meter diperiksa dan diperbaiki untuk memastikan kelancaran serta keamanan perjalanan.
Sejumlah kereta mengalami keterlambatan hingga dua jam akibat kejadian itu. Proses evakuasi lokomotif memakan waktu sekitar tiga jam dan tercatat enam perjalanan kereta terganggu meski tetap dapat berjalan dengan pembatasan kecepatan.
Saat ini, petugas tengah mempercepat normalisasi jalur dengan rekayasa arus, mengalihkan jalur hilir ke jalur hulu. Beberapa kereta yang sebelumnya tertahan sudah kembali melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.
Sigit Winarto, Vice Presiden Daops 3 Cirebon menyampaikan bahwa fokus utama saat ini memperbaiki jalur agar operasional kereta kembali normal.
"Kereta api yang lintas utara khususnya dari Cirebon ke arah Semarang dan sebaliknya saat kejadian ditahan beberapa kereta api, namun saat ini sudah normal kembali. Keterlambatan bisa dikatakan lebih dari satu jam. Yang terlambat lima sampai enam kereta," ujar Sigit di lokasi, dikutip iNews.id.
Sebelumnya, insiden ini menyebabkan masinis, asisten masinis, serta sopir truk tangki mengalami luka serius dan dilarikan ke RSUD Waled untuk mendapatkan perawatan medis.
Editor : Zainul Arifin