JOMBANG, iNewsMojokerto.id — Produsen busana muslim nasional, Sarung Mangga, menegaskan komitmennya untuk selalu hadir mendampingi keseharian masyarakat Nahdliyin dari generasi ke generasi. Bentuk kehadiran dan komitmen tersebut dibuktikan secara nyata lewat partisipasi aktif Sarung Mangga dalam perhelatan akbar Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35.
Ajang khidmat tertinggi warga Nahdliyin berskala nasional tersebut dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada 27 hingga 31 Agustus 2026.
Manager Marketing Sarung Mangga, Wafi Basyarahil, menegaskan bahwa sarung memiliki kedudukan istimewa dalam setiap ruang kehidupan santri dan kiai. "Sarung Mangga ingin hadir di setiap momen penting masyarakat," ujar Wafi Basyarahil, Sabtu (22/8/2026).
Wafi menjelaskan, lingkungan pesantren merupakan ruang utama tempat sarung dihidupkan, dikenakan, dan dirawat nilai-nilai tradisinya secara konsisten.
Bagi manajemen, keberadaan sarung di tengah Nahdliyin bukan sekadar komoditas fesyen, melainkan medium penyimpan kisah perjuangan dan pengabdian.
"Kami bangga bisa bercerita langsung dari pesantren. Bagi Sarung Mangga, setiap helai sarung menyimpan cerita tentang tradisi, kebersamaan, dan kebanggaan," lanjut Wafi.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
