JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Seorang pria berinisial Ah (62) warga Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur babak belur dihajar warga. Dia diduga mencabuli bocah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Sumobito.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (5/5/2026) malam, saat acara rutinan salawatan di rumah S, warga Kecamatan Sumobito.
Menurut keterangan ER, salah satu warga, awalnya, Ah datang bertamu ke rumah S yang merupakan temannya. Secara kebetulan, di rumah S ada kegiatan salawatan rutin yang diikuti anak-anak remaja, termasuk korban, yang sehari-harubmengaji di tempat S.
Setelah acara selesai dan sepi, Ah mendekati dan mengajak ngobrol korban di ruang tamu dan berpura-pura mengenal gadis berusia 12 tahun tersebut.
Tak lama berselang, laki-laki lanjut usia itu melakukan pencabulan. Dia menciumi dan meremas payudara bocah kelas 6 SD itu. Bahkan, juga sempat bertanya apakah korban pakai CD apa tidak.
Korban yang ketakutan langsung pulang ke rumah yang berjarak tidak jauh dari lokasi. Bocah SD tersebut kemudian menceritakan kejadian pelecehan seksual yang dialaminya kepada orang tuanya.
"Karena tidak terima, orang tua korban bersama warga dan perangkat desa sini mendatangi pelaku yang masih berada di lokasi untuk menanyakan kejadian tersebut," kata ER.
Di hadapan warga, Ah mengakui perbuatan bejatnya. Dia telah memegang payudara korban. Mendapat pengakuan itu, warga emosi dan langsung menghajarnya.
Akibatnya, sekujur tubuh Ahmadi babak belur. Setelah puas, warga menyerahkannya ke anggota Polsek Sumobito yang datang ke lokasi untuk diproses secara hukum.
Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo membenarkan kejadian itu. Bagus mengatakan bahwa terduga pelaku asusila itu diamankan dari amukan massa.
"Pelaku dan korban bersama keluarganya serta perangkat desa telah kami antarkan untuk membuat laporan di unit PPA Satreskrim Polres Jombang," kata Bagus.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
